Senin, 23 November 2015
Perbedaan Lampu Pijar, Neon dan LED
Perkembangan
bola lampu listrik memang terus berkembang, dimulai dari penemuan lampu
pijar, lalu berkembang ke lampu pedar (atau sering dikenal sebagai lampu
hemat energi (LHE)), dan yang terbaru adalah lampu LED yang harganya
sangat mahal namaun daya tahannya bisa sampai 8 tahun!
Perbedaan mendasar dari ketiga jenis lampu ini adalah:
1. Gas pengisi bola lampu
2. Kawat yang digunakan
3. Efisiensi
4. Harga produksi
Berikut penjelasan selengkapnya:
Perbedaan mendasar dari ketiga jenis lampu ini adalah:
1. Gas pengisi bola lampu
2. Kawat yang digunakan
3. Efisiensi
4. Harga produksi
Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Lampu Pijar
Cahaya lampu pijar berasal dari nyala filamen, kawat tipis dari tungsten (nama lain untuk wolfram). Saat lampu dinyalakan, arus listrik memanaskan filamen hingga suhu 2.200 derajat celsius hingga filamen berpijar. Supaya panas terkonsentrasi di sekitar filamen, tungsten ditempatkan dalam bola lampu kedap udara.
Gambar Bagan Lampu Pijar
Karena cahaya lampu dari proses pemanasan, kestabilan arus listrik menentukan nyala lampu. Tegangan listrik turun, suplai arus berkurang, lampu meredup. Hal sebaliknya juga berlaku.
Suhu pemanasan yang tak terlalu tinggi membuat pancaran sinar berwarna kuning. Intensitas cahaya atau tingkat kecerahan lampu pijar hanya sekitar 15 lumen/watt. Akibatnya, untuk menghasilkan cahaya lebih terang butuh energi listrik besar.
Namun, sebesar apa pun arus listrik yang diberikan, lebih dari 90% nya diubah jadi panas. Hanya 5 persen listrik yang diubah jadi cahaya. Itu jelas tidak efisien dan boros listrik.
Pemanasan filamen terus-menerus akan mengikis permukaan tungsten hingga penampang kawat mengecil hingga filamen putus dan lampu tak bisa digunakan lagi. Mudah putusnya filamen membuat usia hidup lampu hanya 1.000 jam atau empat bulan untuk pemakaian 8 jam per hari.
2. Lampu Pedar (Lampu Hemat Energi)
Sifat boros lampu pijar mendorong ilmuwan dan perekayasa mencari bola lampu baru lebih efisien terkait energi. Lahirlah lampu pendar atau lampu fluorosensi pada 1938.Lampu ini paling banyak digunakan di Indonesia, baik tabung (tubular lamp/TL) maupun kompak. Sebagian masyarakat menyebutnya lampu neon karena banyak digunakan pada neon box atau papan reklame.
Sejatinya, kedua lampu itu berbeda jenis. Proses menghasilkan cahaya keduanya sama, lewat proses eksitasi elektron. Namun, kandungan gas yang dieksitasi berbeda. Eksitasi pada lampu neon hanya sekali, sedangkan lampu pendar dua kali.
Saat lampu dialiri listrik, elektroda pada ujung tabung lampu pendar memancarkan elektron bebas. Elektron itu akan mengionisasi gas argon dalam tabung bertekanan rendah.
Arus listrik membuat elektron bebas dan ion gas argon bergerak cepat dari satu elektroda ke elektroda lain. Arus listrik juga mengubah merkuri dalam tabung dari cair jadi gas. Proses itu akan membuat partikel bergerak (elektron dan ion) bertabrakan dengan atom merkuri. Akibatnya, elektron merkuri tereksitasi, turun ke tingkat energi lebih stabil dan melepaskan energi dalam bentuk foton atau cahaya ultraviolet.
Selanjutnya, cahaya ultraviolet akan mengeksitasi atom fosfor pada lapisan dalam tabung. Fosfor itu pula yang memberi warna putih tabung. Pada proses eksitasi lanjutan itu akan dihasilkan cahaya tampak putih terlihat mata. Variasi cahaya lampu pendar bisa diatur berdasarkan komposisi fosfor".
Proses eksitasi lanjutan itu tak ada pada lampu neon. Gas yang digunakan pun tidak hanya argon, tapi juga neon dan kripton. Neon menghasilkan cahaya merah, sedang gas lain menghasilkan warna berbeda.
Lampu pendar menghasilkan intensitas cahaya lebih baik dari lampu pijar, 67 lumen/watt. Pengubahan cahaya ultraviolet menjadi cahaya tampak juga menghasilkan panas yang hilang ke lingkungan, tapi jumlahnya lebih sedikit. Usia rata-rata lampu lebih lama, 8.500-10.000 jam.
Gambar Bagan Lampu Pedar
3. Lampu LED
Meski
lebih hemat dari lampu pijar, keberadaan merkuri yang merupakan logam
berat dalam lampu pendar jadi masalah baru karena merusak lingkungan dan
mengganggu kesehatan. Tuntutan ada lampu yang kian hemat tetap ada.
Selain itu, lampu masa depan pun harus bisa diaplikasikan lebih luas.
Lahirlah lampu berteknologi dioda pemancar cahaya (light-emitting diode/LED). Penelitian lampu LED dimulai 1960-an dengan menghasilkan lampu LED merah dan hijau. Baru pada 1990-an, LED biru hadir. Dengan temuan LED biru, LED putih bisa dibuat.
Lahirlah lampu berteknologi dioda pemancar cahaya (light-emitting diode/LED). Penelitian lampu LED dimulai 1960-an dengan menghasilkan lampu LED merah dan hijau. Baru pada 1990-an, LED biru hadir. Dengan temuan LED biru, LED putih bisa dibuat.
Gambar Bagan Lampu Pedar
Temuan atas LED biru itulah yang membuat ilmuwan Jepang Isamu Akasaki, Hiroshi Amano, dan Shuji Nakamura dianugerahi hadiah Nobel Fisika 2014.
Sumber pencahayaan lampu LED berasal dari dioda berupa semikonduktor dari material padat dan mampu mengalirkan arus listrik. Energi yang dilepaskan dari gerakan elektron dalam semikondutor itulah yang akan menghasilkan cahaya.
Saat listrik dialirkan, elektron bebas dari bagian negatif semikonduktor yang diperkaya elektron bebas mengalir ke bagian positif. Saat bersamaan, lubang elektron pada bagian positif bergerak ke bagian negatif.
Gerakan itu membuat elektron bebas jatuh ke lubang elektron. Akibatnya, elektron turun ke tingkat energi yang lebih stabil dan melepaskan foton/cahaya. Kian tinggi energi foton yang dihasilkan, cahaya yang dihasilkan kian tinggi frekuensinya atau panjang gelombangnya.
Oleh karena itu, warna cahaya yang diperoleh lampu LED bergantung pada campuran materi penyusun diodanya. Misalnya, campuran aluminium, galium, dan arsenik akan menghasilkan cahaya merah. Perpaduan indium, galium, dan nitrida memberi warna biru.
Dibandingkan ukuran pembangkit cahaya lampu pijar dan pendar, ukuran LED sangat kecil, luasnya kurang dari 1 milimeter persegi. ”Semakin besar LED, susunan atomnya makin mudah rusak sehingga sifat elektriknya berkurang,” ujar Rahmat yang juga meneliti LED.
Oleh karena itu, untuk membuat sebuah bola lampu umumnya tersusun beberapa LED. Ukuran kecil juga memungkinkan lampu LED ditempatkan pada berbagai sirkuit elektronik untuk beragam pencahayaan.
Tak hanya penerangan rumah atau jalan, rangkaian LED juga dimanfaatkan untuk pencahayaan beragam alat elektronik, mulai pengendali jarak jauh, layar monitor, telepon pintar, hingga televisi. Bahkan, LED juga bisa sebagai pengganti sinar matahari untuk menumbuhkan tanaman dalam ruang.
Lebih dari 50 persen energi listrik pada LED diubah jadi cahaya. Itu membuat LED lebih efisien dibandingkan lampu pendar, apalagi lampu pijar. Setiap 1 watt listrik mampu menghasilkan cahaya berintensitas 70-100 lumen. Usia pakai bisa lebih lama hingga 50.000 jam.
Proses produksi yang rumit membuat harga lampu LED masih mahal. Namun, jika dihitung biaya total pembelian dan pemakaian listrik, penggunaan LED tetap lebih murah.
Selain itu, LED juga rentan dengan temperatur tinggi yang akan membuatnya terlalu panas dan gagal beroperasi. Oleh karena itu, LED butuh arus listrik stabil dan pemasangan sirkuit listrik secara tepat.
Gambar Bagan Bola Lampu LED
Power Supply Sederhana
Setiap rangkaian elektronika yang membutuhkan energi listrik tentu ada
power supplynya seperti TV, DVD Player, Komputer, Amplifier dan
sebagainya.
Sebenarnya banyak sekali model power supply ini. Akan tetapi sebagai
pemula seperti saya tentu kalau mau bikin ya dimulai dari dasar dulu.
Meski sederhana tetapi sudah bisa kita gunakan untuk mencatu daya
rangkaian seperti lampu flip-flop, lampu hias, rangkaian sirine dan
sebagainya. Nah berikut ini adalah contoh skema rangkaiannya.
1. Skema Power supply Sederhana
Daftar Komponen
- Transformator
- Dioda 4 buah atau Dioda Bridge
- Elco ( Electrolit Condensator ) 1000uF/16V
Contoh penyambungan power supply 12 Volt DC
2. Skema Power Supply CT
Daftar Komponen
- Transformator CT
- Dioda 4 buah atau Dioda Bridge
- Elco ( Electrolit Condensator ) minimal 2 buah
Contoh Penyambungan Dengan Trafo CT
Sebenarnya untuk ukuran elco dan dioda kita sesuaikan saja dengan Trafo
dan tegangan output yang diinginkan. Oleh sebab itu jika kita ingin
membuat adaptor tegangan dibawah 12V kita bisa gunakan elco 16V,
sedangkan mengenai besar mirofarad sebaiknya diatas 1000uF, artinya
semakin besar semakin baik. Jika tegangan out 15 - 20V kita bisa gunakan
elco 25V begitu juga seterusnya. yang penting besar tegangan elco
jangan sama atau dibawahnya tegangan out adaptor. Selanjutnya untuk
dioda kita bisa pilih jenis silikon dan kita sesuaikan dengan Ampere
trafo. Semakin besar transformator semakin besar juga dioda yang kita
pasang.
Senin, 09 November 2015
Cara Mengukur Dioda Dengan Multitester Jarum
Dioda
1. Pengertian
Dioda
adalah komponen aktif yang memiliki dua kutub dan bersifat
semikonduktor. Dioda juga bisa dialiri arus listrik ke satu arah dan
menghambat arus dari arah sebaliknya.
2. Bentuk-bentuk
a) DIODA PENYEARAH (RECTIFIER)
Dioda penyearah adalah jenis dioda yang
terbuat dari bahan Silikon yang berfungsi sebagai penyearah tegangan / arus
dari arus bolak-balik (ac) ke arus
searah (dc) atau mengubah arus ac
menjadi dc. Secara umum dioda ini disimbolnya.
Kaki-kaki dioda
yaitu kaki katoda ditandai dengan garis pada ujungnya
b) DIODA ZENER
Dioda Zener merupakan dioda junction P
dan N yang terbuat dari bahan dasar silikon. Dioda ini dikenal juga sebagai
Voltage Regulation Diode yang bekerja pada daerah reverse (kuadran III). Potensial dioda zener berkisar mulai 2,4 sampai 200
volt dengan disipasi daya dari ¼ hingga 50 watt.
Fenomena tegangan breakdown
dioda ini menginspirasi pembuatan komponen elektronika kerabat dioda yang
bernama Zener. Tidak ada perbedaan struktur dasar dari Zener dengan dioda.
Dengan memberi jumlah doping yang lebih banyak pada sambungan P dan N, ternyata
tegangan breakdown dioda bisa makin cepat tercapai. Jika pada dioda biasanya
baru terjadi breakdown pada tegangan ratusan volt, pada Zener bisa terjadi pada
angka puluhan dan satuan volt. Di datasheet ada Zener yang memiliki tegangan Vz
sebesar 2 volt, 5.6 volt dan sebagainya. Fungsi dari komponen ini biasanya
dipakai untuk pengamanan rangkaian setelah tegangan Zener.
Perhatikan rangkaian berikut,
input tegangan akan yang masuk ke rangkaian lain dan beban akan dibatasi oleh
dioda zener. Jika input tegangan dibawah 5.6V, dioda tidak menghantarkan arus
sehingga arus akan mengalir ke rangkaian lain dan beban. Jika input tegangan
mencapai 5,6 V atau lebih maka dioda zener akan terjadi brekadown dan arus akan
mengalir melalui dioda, bukan ke rangkaian atau beban.
c) DIODA EMISI CAHAYA ( LIGHT EMITTING DIODE )
Dioda emisi cahaya atau dikenal dengan
singkatan LED merupakan Solid State Lamp yang merupakan piranti elektronik
gabungan antara elektronik dengan optik, sehingga dikategorikan pada keluarga
“Optoelectronic”. Sedangkan elektroda-elektrodanya sama seperti dioda lainnya,
yaitu anoda (+) dan Katoda (-). Ada tiga kategori umum penggunaan LED, yaitu
:
- Sebagai lampu indikator,
- Untuk transmisi sinyal cahaya
yang dimodulasikan dalam suatu jarak tertentu,
- Sebagai penggandeng rangkaian
elektronik yang terisolir secara total. Simbol,
bangun fisiknya dan konstruksinya diperlihatkan pada gambar berikut.
Bahan dasar yang digunakan dalam
pembuatan LED adalah bahan Galium Arsenida (GaAs)
atau Galium Arsenida Phospida (GaAsP)
atau juga Galium Phospida (GaP),
bahan-bahan ini memancarkan cahaya dengan warna yang berbeda-beda. Bahan GaAs
memancarkan cahaya infra-merah, Bahan GaAsP memancarkan cahaya merah atau
kuning, sedangkan bahan GaP memancarkan cahaya merah atau hijau.
Seperti halnya piranti elektronik
lainnya , LED mempunyai nilai besaran terbatas dimana tegangan majunya
dibedakan atas jenis warna
TABEL LED DAN
TEGANGANYA
Warna
|
Tegangan Maju
|
Merah
|
1.8 volt
|
Orange
|
2.0 volt
|
Kuning
|
2.1 volt
|
Hijau
|
2.2 volt
|
Sedangkan besar arus maju suatu
LED standard adalah sekitar 20 mA. Karena dapat mengeluarkan cahaya, maka
pengujian LED ini mudah, cukup dengan menggabungkan dengan sumber tegangan dc
kecil saja atau dengan ohmmeter dengan polaritas yang sesuai dengan
elektrodanya.
LED konvensional terbuat dari mineral inorganik yang bervariasi sehingga menghasilkan warna sebagai berikut:
* Aluminium Gallium Arsenide (AlGaAs) – merah dan inframerah
* Gallium Aluminium Phosphide – hijau
* Gallium Arsenide/Phosphide (GaAsP) – merah, oranye-merah, oranye, dan kuning
* Gallium Nitride (GaN) – hijau, hijau murni (atau hijau emerald), dan biru
* Gallium Phosphide (GaP) – merah, kuning, dan hijau
* Zinc Selenide (ZnSe) – biru
* Indium Gallium Nitride (InGaN) – hijau kebiruan dan biru
* Indium Gallium Aluminium Phosphide – oranye-merah, oranye, kuning, dan hijau
* Silicon Carbide (SiC) – biru
* Diamond (C) – ultraviolet
* Silicon (Si) – biru (dalam pengembangan)
* Sapphire (Al2O3) – biru
LED biru dan putih
LED biru pertama kali dan bisa dikomersialkan menggunakan substrat galium nitrida. LED ini ditemukan oleh Shuji Nakamura tahun 1993 sewaktu berkarir di Nichia Corporation di Jepang.
LED ini kemudian populer di penghujung tahun 90-an. LED biru ini dapat dikombinasikan ke LED merah dan hijau yang telah ada sebelumnya untuk menciptakan cahaya putih.
LED biru pertama kali dan bisa dikomersialkan menggunakan substrat galium nitrida. LED ini ditemukan oleh Shuji Nakamura tahun 1993 sewaktu berkarir di Nichia Corporation di Jepang.
LED ini kemudian populer di penghujung tahun 90-an. LED biru ini dapat dikombinasikan ke LED merah dan hijau yang telah ada sebelumnya untuk menciptakan cahaya putih.
d) DIODA CAHAYA ( PHOTO-DIODE)
Dioda cahaya ini bekerja pada daerah
reverse, jadi hanya arus bocor saja yang melewatinya. Dalam keadaan gelap, arus
yang mengalir sekitar 10 A untuk dioda cahaya dengan bahan dasar germanium dan
1A untuk bahan silikon. Kuat cahaya dan temperature keliling dapat menaikkan
arus bocor tersebut karena dapat mengubah nilai resistansinya dimana semakin
kuat cahaya yang menyinari semakin kecil nilai resistansi dioda cahaya
tersebut. Penggunaan dioda cahaya diantaranya adalah sebagai sensor dalam
pembacaan pita data berlubang (Punch
Tape), dimana pita berlubang tersebut terletak diantara sumber cahaya dan
dioda cahaya. Jika setiap lubang pita itu melewati antara tadi, maka cahaya
yang memasuki lubang tersebut akan diterima oleh dioda cahaya dan diubah dalam
bentuk signal listrik. Sedangkan penggunaan lainnya adalah dalam alat pengukur
kuat cahaya (Lux-Meter), dimana
dalam keadaan gelap resistansi dioda cahaya ini tinggi sedangkan jika disinari
cahaya akan berubah rendah. Selain itu banyak juga dioda cahaya ini digunakan
sebagai sensor sistem pengaman (security)
misal dalam penggunaan alarm.
e) DIODA
VARACTOR
Dioda Varactor disebut juga sebagai
dioda kapasitas yang sifatnya mempunyai kapasitas yang berubah-ubah jika
diberikan tegangan. Dioda ini bekerja didaerah reverse mirip dioda Zener. Bahan
dasar pembuatan dioda varactor ini adalah silikon dimana dioda ini sifat
kapasitansinya tergantung pada tegangan yang diberikan padanya. Jika tegangan
tegangannya semakin naik, kapasitasnya akan turun. Dioda varikap banyak
digunakan pada pesawat penerima radio dan televisi di bagian pengaturan suara (Audio).
f) DIODA SCHOTTKY
(SCR)
DIODA
SCR singkatan dari Silicon Control Rectifier.
Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR atau Tyristor masih
termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabung
thiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate(G).SCR sering disebut Therystor. SCR sebetulnya dari bahan
campuran P dan N. Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda.
3. Fungsi Dioda
- Sebagai penyearah untuk komponen dioda bridge.
- Sebagai penstabil tegangan pada komponen dioda zener.
- Sebagai pengaman atau sekering.
- Sebagai pemangkas atau pembuang level sinyal yang ada di atas atau bawah tegangan tertentu pada rangkaian clipper.
- Sebagai penambah komponen DC didalam sinyal AC pada rangkaian clamper.
- Sebagai pengganda tegangan.
- Sebagai indikator untuk rangkaian LED (Light Emiting Diode).
- Dapat digunakan sebagai sensor panas pada aplikasi rangkaian power amplifier.
- Sebagai sensor cahaya pada komponen dioda photo.
- Sebagai rangkaian VCO (Voltage Controlled Oscilator) pada komponen dioda varactor
a) Menempatkan Avo Meter pada posisi R 1x.
b) Tempatkan jarum tester + atau probe merah pada sisi kaki dioda yang memiliki strip perak atau katoda. Pada pengukuran demikian, jarum tester harus bergerak.
c)Tempatkan kembali dengan arah sebaliknya. Jika jarum
juga bergerak, maka ini berarti dioda tersebut mengalami kerusakan atau
rusak. Posisi pengukuran demikian seharusnya jarum tidak bergerak karena
kita telah mengetahui bahwa dioda tidak melewatkan arus pada arah
terbalik
Pengukuran
harus dalam keadaan aliran listrik yang telah diputus. Mengukur
komponen dalam keadaan tersambung ke sumber listrik hanya dapat
dilakukan oleh teknisi yang profesional. Mengukur dalam keadaan
terhubung arus listrik memiliki cara yang berbeda. Namun bisa berbahaya
dan berpotensi merusak rangkaian jika menyentuh komponen di sampingnya.
Cara Mengukur Dioda Dengan Multitester Jarum
Untuk
mengukur dioda dalam keadaan terhubung arus dapat juga dilakukan dengan
bantuan sebuah batere. Hal ini terutama berguna untuk mengukur dioda
zener. Namun posisi tester harus pada posisi pengukuran voltase.
Rabu, 30 September 2015
1.sistem komputer dibangun oleh dua komponen utama,yakni
perangkat keras[hardware] dan perangkat lunak[sofware].perangkat keras yang
berfungsi untuk mengontrol proses kinerja komputer lain ialah…..
A.Input device
B.Processing divice
C.Output divice
D. Storage
E.Operating system
2.kegiatan yang tidak dikelola oleh sistem operasi lain
ialah….
A.Manajemen memori[memory managerment]
B.Manajemen alat pengelolah[processor management]
C.Manajemen informasi di disk[information management]
D.Manajemen alat-alat i/o[divice management]
E.Manajemen aplikasi[aplication management]
3.sistrem operasi yang dikenal dewasa ini telah memiliki
sejumlah kemampuan yang dapat mengelola sejumlah kegiatan sekaligus.salah satu
fungsi sistem operasi yang berkaitan dengan penggunaan aplikasi yang dijalankan
pada saat bersamaan ialah….
A.Fungsi alokasi sumber-sumber daya.
B.Fungsi penjadwalan sumber-sumber daya.
C.Fungsi pengawasan terhadap aktivitas sistem operasi,
D.Fungsi pengontrolan informasi yang masuk ,
E.Fungsi pengembangan jaringan
4.ketika kita menjalankan aplikasi pengolah kata,sambil
menjalakan aplikasi pengolah angka,aplikasi grafis,dan sekaligus masuk ke
jaringan internet,pada saat itulah komputer sedang menjalakan salah satu
fungsinya,yakni
A.Multitasking
B.Multiprogramming
C.Time sharing
D.Multiprocessing
E.Multi operating
5.control program yang tersimpan pada disk sering dinamakan
dengan…..
A.Basic input output system[BIOS]
B.Read only memory[ROM]
C.Bootstrap program
D.Disk operating system[DOS]
E.Resident
program
6.sistem operasi berbasis teks pada sistem operasi windows
masih dapat digunakan.pada windows XP sistem operasi berbasis teks ini
mengunakan nama…….
A.MS-DOS prompt
B.MS-DOS version 5.0
C.MS-DOS version 6.2
D.MS-DOS version 3.3
E.Command prompt
7. jika kita
akan menghapus semua file yang berakhiran DOC pada direktori A: melalui sistem
operasi berbasis teks,maka perintah yang harus kita berikan ialah….
A.
A:/> DEL*.DOC
B.
A:/>DEL DOC.*
C.
A:/>DEL*.*
D.
A:/>DEL DIR
E.
A:/>DEL DOC.DOC
8.C:/>DIR.*.*
adalah perintah untuk ….
A.
Menampilkan seluruh nama file dalam root
directory
B.
Menampilkan seluruh nama file berikut semua
ekstensionnya
C.
Menampilkan seluruh nama file secara melebar
D.
Menampilkan seluruh nama file yang ada pada
drive A
E.
Menyalinseluruh nama file yang ada pada drive C
Selasa, 29 September 2015
Pengertian Processor dan Macam Macam Processor Intel
Pengertian Processor dan Processor-Processor Intel

Pengertian Processor
Processor atau yang sering kita sebut dengan CPU (Central Processing
Unit) adalah hardware dalam suatu sistem komputer atau smartphone yang
melaksanakan instruksi dari sebuah program komputer dengan melakukan
aritmatika dasar, logis, dan input / output operasi dari sistem. Bentuk,
desain, dan implementasi dari CPU telah berubah selama sejarah mereka,
tapi operasi fundamental mereka tetap sama. Istilah "CPU" secara umum
didefinisikan sebagai perangkat untuk pelaksanaan perangkat lunak
(program komputer), perangkat awal yang tepat bisa disebut CPU datang
dengan munculnya komputer yang disimpan-program. Processor adalah sebuah
IC atau chip yang terdiri atas ribuan atau bahkan jutaan komponen
transistor yang dapat melakukan pemrosesan data.
Pada processor dikenal dengan istilah clock speed, yaitu kecepatan waktu
atau frekuensi kerja processor yang diukur dalam satuan MegaHertz(MHz)
atau GigaHertz(GHz). satu hertz sama dengan siklus per detik. Jadi jika
processor berkecepatan 3 GHz, maka artinya processor tersebut dapat
menyelesaikan tiga milyar siklus dalam setiap detik.
Beberapa merk Processor PC adalah Intel, AMD, Cyrix, Transmeta, IBM, dan
IDT. Processor yang paling familiar yaitu processor Intel. Berikut akan
membahas processor - processor bermerk Intel.
Processor Intel
- Intel 8086 dan 8088

Processor Intel 8086 hadir pada tahun 1978 dan merupakan processor pertama yang menggunakan 16 bit. Pada saat itu motherboard kebanyakan masih menggunakan 8 bit dan harga motherboard 16 bit pada saat itu masih mahal. Sehingga pada tahun 1979 Intel merancang processor yang kompatibel dengan motherboard 16 bit yaitu Intel 8088. Kecepatan processor - processor ini yaitu 5 sampai 10 MHz.
- Intel 80286

- Intel 386 DX dan 386 SX

Processor intel 386 DX hadir pada tahun 1985 dan merupakan processor
pertama yang menggunakan 32 bit. Sedangkan processor Intel 386 SX
menggunakan eksternal bus 16 bit. Kecepatan processor - processor ini
adalah antara 12 sampai 40 MHz.
- Intel 486 DX dan 486 SX

Intel 486 DX diluncukan pada tahun 1989. Processor ini menggunakan external bus 32 bit. Processor ini mempunyai match co-processor sebagai pembantu matematis, sedangkan 486 SX tidak memiliki match co-processor.
Intel 486 baik DX maupun SX sudah mempunyai L1 cache (level 1 cache
internal) 8 KB. Processor 486 DX4 sudah memiliki L1 cache sebesar 26 KB.
Processor Intel 486 menggunakan soket 1, soket 2, atau soket 3.
Kecepatan processor ini adalah antara 16 MHz sampai 150 MHz.
Keluarga Intel Pentium
- Intel Pentium

Processor Intel Pentium pertama kali dipasarkan pada tanggal 22 maret
1993 dan merupakan generasi pertama untuk processor Intel Pentium.
Processor ini menggunakan PGA 273 (soket 4) dan memiliki kecepatan 6o
MHz dan 66 MHz. Selanjutnya hadir Intel Pentium generasi kedua yang
diperkenalkan pada tanggal 7 Maret 1994. Processor ini menggunakan soket
5 atau soket 7 dan sistem bus 50, 60 dan 65 MHz. Kecepatan untuk
processor Pentium ini adalah 75 MHz sampai 200 MHz. Processor-processor
tersebut adalah :
- Intel Pentium 75MHz
- Intel Pentium 90 MHz
- Intel Pentium 100 MHz
- Intel Pentium 120 MHz
- Intel Pentium 133 MHz
- Intel Pentium 150 MHz
- Intel Pentium 166 MHz
- Intel Pentium 200 MHz
- Intel Pentium MMX

Processor ini merupakan generasi ke-tiga dari Intel Pentium. Intel Pentium MMX (Multimedia Exchange) adalah pengembangan dari processor Pentium dengan memasukan tambahan 57 instruksi MMX baru ke dalam processor, sehingga processor ini support dengan pemakaian multimedia yang lebih cepat. Processor ini menggunakan soket 7 dengan sistem bus 66 MHz. Kecepatan untuk processor ini antara lain 166 MHz, 200 MHz dan 233 MHz. Processor - processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium 166 MMX
- Intel Pentium 200 MMX
- Intel Pentium 233 MMX
- Intel Pentium 2

Intel Pentium II mulai dipasarkan pada tanggal 7 mei 1997. Processor
Intel Pentium II sudah dilengkapi dengan L2 Cache (Cache External)
sebesar 512 KB yang terletak di dalam kotak plastik persegi empat
bersama processor. Processor ini menggunakan slot 1 dengan sistem bus 66
MHz/100 MHz. Processor - processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium II 233 MHz
- Intel Pentium II 266 MHz
- Intel Pentium II 300 MHz
- Intel Pentium II 333 MHz
- Intel Pentium II 350 MHz
- Intel Pentium II 400 MHz
- Intel Pentium II 450 MHz
- Intel pentium III slot 1

Intel Pentium III mulai diperkenalkan pada Februari 1999. Processor ini mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam aplikasi multimedia dan grafik 3 dimensi. Processor ini mempunyai 70 instruksi baru dan register baru. Untuk processor Intel Pentium III Katmai menggunakan sistem bus 100 MHz/133 MHz, L2 cache 512 KB, proses teknologi 0,25 micron dan menggunakan slot 1 sama seperti Pentium II. Kecepatan processor Intel Pentium III Katmai adalah 450 MHz sampai 600 MHz. Processor - processor Intel Pentium III Katmai adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium III 450
- Intel Pentium III 500
- Intel Pentium III 533B
- Intel Pentium III 550
- Intel Pentium III 600
- Intel Pentium III 600B
- Intel Pentium III 500
- Intel Pentium III 533
- Intel Pentium III 550
- Intel Pentium III 600
- Intel Pentium III 650
- Intel Pentium III 667
- Intel Pentium III 700
- Intel Pentium III 733
- Intel Pentium III 750
- Intel Pentium III 800
- Intel Pentium III 866
- Intel Pentium III 900
- Intel Pentium III 933
- Intel Pentium III 1000
- Intel Pentium III 1100
- Intel Pentium III 1133
- Intel Pentium III (PGA 370)

Processor Intel Pentium III hadir menggunakan soket PGA 370 dengan nama
kode Coppermine. Processor ini menggunakan L2 cache 256KB, sistem bus
100 MHz dan proses teknologi 0,18 micron. Processor-processor ini adalah
sebagai berikut :

Processor Intel Pentium 4 diperkenalkan pada tahun 2000. Processor ini menggunakan soket 423. Processor ini menggunakan FSB 400 MHz dan L2 cache 256 KB. Kecepatan processor ini yaitu 1,3 GHz sampai 2 GHz. Processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium III 500
- Intel Pentium III 533
- Intel Pentium III 550
- Intel Pentium III 600
- Intel Pentium III 650
- Intel Pentium III 667
- Intel Pentium III 700
- Intel Pentium III 733
- Intel Pentium III 750
- Intel Pentium III 800
- Intel Pentium III 866
- Intel Pentium III 900
- Intel Pentium III 933
- Intel Pentium III 1000
- Intel Pentium III 1100
- Intel Pentium III 1133
- Intel Pentium III 1000
- Intel Pentium III 1133
- Intel Pentium III 1200
- Intel Pentium III 1266
- Intel Pentium III 1333
- Intel Pentium III 1400
- Intel Pentium 4 (Soket 423)

Processor Intel Pentium 4 diperkenalkan pada tahun 2000. Processor ini menggunakan soket 423. Processor ini menggunakan FSB 400 MHz dan L2 cache 256 KB. Kecepatan processor ini yaitu 1,3 GHz sampai 2 GHz. Processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium 4 1,3 GHz
- Intel Pentium 4 1,4 GHz
- Intel Pentium 4 1,5 GHz
- Intel Pentium 4 1,6 GHz
- Intel Pentium 4 1,7 GHz
- Intel Pentium 4 1,8 GHz
- Intel Pentium 4 1,9 GHz
- Intel Pentium 4 2 GHz
- Intel Pentium 4 (soket 478)
![]() |
| Willamette(kiri), Northwood(tengah), Prescott(kanan) |
- Intel Pentium 4 1,5 GHz
- Intel Pentium 4 1,6 GHz
- Intel Pentium 4 1,7 GHz
- Intel Pentium 4 1,8 GHz
- Intel Pentium 4 1,9 GHz
- Intel Pentium 4 2,0 GHz
- Intel Pentium 4 1,6 GHz
- Intel Pentium 4 1,7 GHz
- Intel Pentium 4 1,8 GHz
- Intel Pentium 4 1,9 GHz
- Intel Pentium 4 2,0 GHz
- Intel Pentium 4 2,2 GHz
- Intel Pentium 4 2,26 GHz
- Intel Pentium 4 2.4 GHz
- Intel Pentium 4 2,5 GHz
- Intel Pentium 4 2,53 GHz
- Intel Pentium 4 2,6 GHz
- Intel Pentium 4 2,66 GHz
- Intel Pentium 4 2,8 GHz
- Intel Pentium 4 3 GHz
- Intel Pentium 4 3,06 GHz
- Intel Pentium 4 3,2 GHz
- Intel Pentium 4 3,4 GHz
- Intel Pentium 4 2,26 GHz
- Intel Pentium 4 2,4 GHz
- Intel Pentium 4 2,66 GHz
- Intel Pentium 4 2,8 GHz
- Intel Pentium 4 3,0 GHz
- Intel Pentium 4 3,2 GHz
- Intel Pentium 4 3,4 GHz
- Intel Pentium 4 (soket LGA 775)

Intel pentium 4 hadir menggunakan soket LGA 775. Processor berbasis LGA
tidak menggunakan pin pada processornya, namun pin sudah tertancap pada
motherboard. Processor ini menggunakan FSB 533/800 MHz, L2 cache 1/2 MB,
dan arsitektur 32/64 bit. Processor ini adalah :
- Intel Pentium 4 505
- Intel Pentium 4 510
- Intel Pentium 4 520
- Intel Pentium 4 560
- Intel Pentium 4 630
- Intel Pentium 4 662
- Intel Pentium 4 672
- Dan lain-lain
menggunakan LGA 775, FSB 800 MHz dan L2 cache 2 MB. Processor ini adalah:
- Intel Pentium 4 631
- Intel Pentium 4 641
- Intel Pentium 4 651
- Intel Pentium 4 661
- Intel Pentium 4 Extreme Edition

Processor ini hadir pada tahun 2005 dengan proses pembuatan menggunakan teknologi 90/130 nm (jarak yang menghubungkan antara transistor pada processor). Menggunakan PGA 478/LGA 775, FSB 800/1066 MHz, L2 cache 512KB/2MB, L3 cache 2 MB dan hyper threading. Processor ini adalah:
- Intel Pentium 4 EE 3,20 GHz (478 pin)
- Intel Pentium 4 EE 3,40 GHz (478 pin)
- Intel Pentium 4 EE 3,40 GHz (LGA 775)
- Intel Pentium 4 EE 3,46 GHz (LGA 775)
- Intel Pentium 4 EE 3,73 GHz (LGA 775)
- Intel Pentium D

Processor ini hadir pada tahun 2005 dengan menggunakan dual core. Dual core adalah processor yang memiliki dua inti dalam satu tubuh chip processor. Spesifikasi prosesor ini adalah menggunakan teknologi 90/65 nm, soket LGA 775, FSB 533/800 MHz, L2 cache 1/2MB pada setiap core, SSE, SSE2, SSE3, dan menggunakan arsitektur 64 bit. Processor ini adalah :
- Intel Pentium D 805
- Intel Pentium D 820
- Intel Pentium D 830
- Intel Pentium D 915
- Intel Pentium D 935
- Intel Pentium D 960, dll.
- Intel Pentium Extreme Edition

Processor ini menggunakan dua core fisik dan dua core virtual dalam satu keping processor. Proses pembuatan processor ini menggunakan teknoogi 90 nanometer. Menggunakan LGA 775, dual core, FSB 800/1066 MHz, L2 cache setiap core sebesar 1/2 MB, EM64T dan Hyper Threading. Processor ini adalah:
- Intel Pentium XE 840
- Intel Pentium XE 955
- Intel Pentium XE 965
- Intel Pentium Dual Core

Pada tahun 2007 hadir processor Pentium Dual Core seri E2xxx. Processor ini menggunakan FSB 800 MHz, L2 cache 1MB, dan arsitektur 65 nm. Processor ini adalah :
- Intel Pentium E2140
- Intel Pentium E2160
- Intel Pentium E2180
- Intel Pentium E2200
- Intel Pentium E2220
Keluarga Intel Celeron
- Intel Celeron (slot 1)

Intel Celeron mulai diperkenalkan pada tahun 1998 dan menggunakan arsitektur pentium II (Celeron-PII). Processor ini menggunakan slot 1 dengan nama kode Covington dan Mendocino. Kecepatan untuk Covington adalah 266 dan 300 MHz, sedangkan Mendocino 300 sampai 433 MHz. Celeron Covington tidak menggunakan L2 cache dan Mendocino memangkas L2 cache menjadi 128 KB sehingga processor Celeron ini tidak memiliki kinerja sebaik Pentium II dan harga lebih murah. Untuk bus sisitem yang digunakan adalah 66 MHz. Processor-processor ini adalah :
- Intel Celeron 266
- Intel Celeron 300
- Intel Celeron 300A
- Intel Celeron 333
- Intel Celeron 366
- Intel Celeron 400
- Intel Celeron 433
- Intel Celeron (PGA 370)
![]() |
| Celeron 500(kiri), Celeron 950(tengah), Celeron 1200(kanan) |
- Intel Celeron 300
- Intel Celeron 333
- Intel Celeron 366
- Intel Celeron 400
- Intel Celeron 433
- Intel Celeron 466
- Intel Celeron 500
- Intel Celeron 533.
- Intel Celeron 533A
- Intel Celeron 566
- Intel Celeron 600
- Intel Celeron 633
- Intel Celeron 667
- Intel Celeron 700
- Intel Celeron 733
- Intel Celeron 800
- Intel Celeron 850
- Intel Celeron 950
- Intel Celeron 1000
- Intel Celeron 1100
- Intel Celeron 900
- Intel Celeron 1000A
- Intel Celeron 1100A
- Intel Celeron 1200
- Intel Celeron 1300
- Intel Celeron 1400
- Intel Celeron 1500
- Intel Celeron (PGA 478)

Processor ini hadir menggunakan arsitektur Pentium 4 (Celeron P4) dengan nama kode Willamette dan Northwood. Processor ini menggunakan FSB 400 MHz dan L2 cache 128 KB. Celeron Willamette memiliki kecepatan 1,5 sampai 2,0 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron 1500
- Intel Celeron 1600
- Intel Celeron 1700
- Intel Celeron 1800
- Intel Celeron 1900
- Intel Celeron 2000
- Intel Celeron 1600
- Intel Celeron 1800
- Intel Celeron 2000
- Intel Celeron 2100
- Intel Celeron 2200
- Intel Celeron 2300
- Intel Celeron 2400
- Intel Celeron 2500
- Intel Celeron 2600
- Intel Celeron 2700
- Intel Celeron 2800
- Intel Celeron D (PGA 478)

Intel Celeron D hadir dengan nama kode Prescott. Processor ini menggunakan soket 478, FSB 533 MHz, L2 cache sebesar 256 KB dan kecepatan 2,13 GHz sampai 3,20 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron D 310
- Intel Celeron D 315
- Intel Celeron D 320
- Intel Celeron D 325
- Intel Celeron D 330
- Intel Celeron D 345
- Intel Celeron D 350
- Intel Celeron D (LGA 775)

Celeron D kembali hadir menggunakan soket LGA 775 dengan nama kode Prescott. Processor ini menggunakan FSB 533 MHz, L2 cache 256/512 KB dan arsutektur 64 bit (EM64T). Kecepatan processor ini adalah 2,53 GHz sampai 3,60 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron D 326
- Intel Celeron D 326J
- Intel Celeron D 331
- Intel Celeron D 335J
- Intel Celeron D 336
- Intel Celeron D 340J
- Intel Celeron D 341
- Intel Celeron D 345J
- Intel Celeron D 346
- Intel Celeron D 347
- Intel Celeron D 350
- Intel Celeron D 351
- Intel Celeron D 352
- Intel Celeron D 356
- Intel Celeron D 360
- Intel Celeron D 365
- Intel Celeron Conroe

Intel Celeron seri 4xx dengan nama kode Conroe hadir pada tahun 2007. Menggunakan LGA 775, proses teknologi 65 nm, FSB 800 MHz, dan L2 cache 512 KB. Kecepatan processor ini adalah antara 1,6 GHz sampai 2,4 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron 420
- Intel Celeron 430
- Intel Celeron 440
- Intel Celeron 460
- Intel Celeron Dual Core

Pada tahun 2008 Intel mengeluarkan processor Celeron dual core, yaitu menggunakan dua core pada satu processor. Processor ni menggunakan LGA 775, L2 cache 512 KB dan FSB 800 MHz. Processor ini adalah Intel Celeron E1200 (1,6 GHz).
Keluarga Intel Core 2
- Intel Core 2 Duo

Processor Intel Core 2 Duo diluncurkan pada tanggal 27 Juli 2006. Nama kode Processor ini adalah Allendale dan Conroe(core yang dogunakan). Spesifikasinya yaitu menggunakan LGA 775, dual core, proses teknologi 65 nm, FSB 800/1066/1333 MHz, L2 cache 2/4MB, dan Arsitektur 64 bit (EM64T). Processor ini adalah :
- Intel Core 2 Duo E4200 (1,60 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4300 (1,80 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4400 (2,0 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4500 (2,2 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4600 (2,4 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4700 (2,6 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6300 (1,86 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6320 (1,86 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6400 (2,13 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6420 (2,13 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6540 (2,33 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6550 (2,33 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6600 (2,4 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6700 (2,67 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6750 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6850 (3,0 GHz)
- Intel Core 2 Duo E190 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Duo E200 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Duo E400 (3,00 GHz)
- Intel Core 2 Duo E500 (3,16 GHz)
- Intel Core 2 Quad

Processor ini menggunakan empat core (Quad Core) dengan nama kode Kentsfield dan Yorkfield. Menggunakan LGA 775, proses teknologi 65/45 nm, FSB 1066/1333 MHz, L2 cache 6/8/12 MB, VT dan arsitektur 64 bit (EM64T). Processor ini adalah :
- Intel Core 2 Quad Q6600 (2,4 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q6700 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q9300 (2,50 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q9450 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q9550 (2,83 GHz)
- Intel Core 2 Extreme

Selanjutnya hadir processor Core 2 Extreme dengan menggunakan empat core
(Quad Core) dan nama kode Kentsfield dan Yorkfield/Penryn. Processor
ini menggunakan LGA 775 kecuali XQ9975 yang menggunakan LGA 771, FSB
1066/1333/1600 MHz, proses teknologi 65 nm/45 nm, L2 cache 8/12 MB, VT,
dan arsitektur 64 bit (EM64T). Processor ini adalah :

- Intel Core 2 Extreme QX6700 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX6800 (2,93 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX6850 (3.0 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX9650 (3,0 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX9770 (3,2 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX9775 (3,2 GHz)
Keluarga Intel i

Intel i Berbasis Nehalem Microarchitecture
Dengan rilis dari Nehalem Microarchitecture pada bulan November 2008,
Intel memperkenalkan skema penamaan baru untuk prosesor Core. Ada tiga
varian, Core i3, Core i5, dan Core i7, namun nama-nama tidak lagi sesuai
dengan fitur-fitur teknis tertentu seperti jumlah core. Sebaliknya,
merek kini dibagi dari tingkat rendah (i3), tingkat mid-range (i5) untuk
kinerja high end (i7), yang sesuai dengan tiga sampai lima bintang di
Intel Penilaian Processor Intel yang bertentangan dengan entry-level
Celeron (satu bintang) dan Pentium (dua bintang). Fitur umum dari semua
prosesor berbasis Nehalem. termasuk kontroler memori DDR3 terintegrasi
serta QuickPath Interconnect atau PCI Express dan Direct Media Interface
pada prosesor menggantikan Bus quad-pumped Front Side yang sebelumnya
digunakan dalam semua prosesor Core sebelumnya. Semua prosesor memiliki
256 KB L2 cache per core, ditambah hingga 12 MB shared cache level 3.
Karena interkoneksi I / O yang baru, chipset motherboard dan dari
generasi sebelumnya tidak lagi dapat digunakan dengan prosesor berbasis
Nehalem.
- Intel Core i3
- Intel Core i3 5xx (Clarkdale)
- Intel Core i3 3xxM dan Intel Core i3 3xxUM (Arrandale)
- Intel Core i5
- Untuk i5 Lynnfield menggunakan empat core (Quad Core), 8 MB L3 cache, dan menggunakan soket LGA 1156.
- Untuk i5 Clarkdale menggunakan dua core, 4MB L3 cache, dan soket LGA 1156.
- Sedangkan untuk i5 Arrandale menggunakan dua core, L3 cache 3MB, menggunakan soket rPGA-988A atau BGA 1288.
- Intel Core i5-7xx dan Intel Core i5 7xxS (Lynnfield)
- Intel Core i5 6xx, 5xxM dan 4xxM (Clarkdale)
- Intel Core i5 5xxM, 4xxM, 5xxUM dan 4xxUM (Arrandale)
- Intel Core i7
- Untuk i7 Gulftown menggunakan 6 core pada satu processor, L3 cache 12 MB, soket LGA 1366 dan menggunakan proses teknologi 32 nm.
- Untuk i7 Bloomfield menggunakan 4 core, L3 cache 8MB, soket LGA 1156 dan menggunakan process teknologi 45 nm.
- Untuk i7 Lynnfield menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket LGA 1156 dan process teknologi 45 nm.
- Untuk i7 Clarksfield menggunakan 4 core, L3 cache 6 / 8 MB, soket rPGA-988A dan process teknologi 45 nm.
- Untuk i7 Arrandale menggunakan 2 core, L3 cache 4 MB, soket rPGA-988A atau BGA 1288 dan process teknologi 32 nm.
- Core i7-9xxX Extreme Edition dan Core i7-9xx (Gulftown)
- Core i7-9xx Extreme Edition dan Core i7-9xx (Bloomfield)
- Core i7-8xx dan Core i7-8xxS (Lynnfield)
- Core i7-9xxXM Extreme Edition, Core i7-8xxQM dan Core i7-7xxQM (Clarksfield)
- Core i7-6xxM, Core i7-6xxLM dan Core i7-6xxUM (Arrandale)
Intel i Berbasis Sandy Bridge Microarchitecture
Pada awal
2011, sebuah mikroarsitektur baru bernama Sandy Bridge microarchitecture
diperkenalkan, yang membuat semua merek yang ada dari Nehalem termasuk
Core i3/i5/i7, tetapi memperkenalkan nomor model baru. Set awal prosesor
Sandy Bridge termasuk varian dual-dan quad-core, yang semuanya
menggunakan 32 nm tunggal mati untuk kedua CPU dan GPU terintegrasi
core, seperti microarchitecture-microarchitecture sebelumnya. Semua
i3/i5/i7 Core dengan mikroarsitektur Sandy Bridge memiliki nomor model
empat digit. Dengan versi mobile, kekuatan desain termal tidak bisa lagi
ditentukan dari akhiran satu atau dua huruf, tetapi dikodekan ke nomor
CPU. Dimulai dengan Sandy Bridge, Intel tidak lagi membedakan nama kode
prosesor berdasarkan jumlah core, socket atau penggunaan yang
dimaksudkan, mereka semua menggunakan nama kode yang sama seperti
mikroarsitektur itu sendiri.
- Intel Core i3
Dirilis pada
20 Januari 2011, Core i3-2xxx desktop dan prosesor mobile adalah
pengganti langsung dari 2010 "Clarkdale" Core i3-5xx dan "Arrandale"
Core i3-3xxM model, berdasarkan pada mikroarsitektur baru. Sementara
mereka membutuhkan soket baru dan chipset, yang dapat dilihat oleh
pengguna dari Core i3 sebagian besar tidak berubah, termasuk kurangnya
dukungan untuk Turbo Boost dan AES-NI. Berbeda dengan Sandy Bridge
Celeron berbasis prosesor Pentium dan, garis Core i3 tidak mendukung
Ekstensi Vector Advanced baru. Untuk Sandy Bridge (Desktop) menggunakan
soket LGA 1155, Sandy Bridge (Mobile) menggunakan soket rPGA 988B atau
BGA 1023, dan Ivy Bridge menggunakan soket rPGA 988B, BGA 1023. Ketiga
processor tersebut mempunyai 2 core, dan L3 cache sebesar 3 MB.
Processor-processor ini yaitu :
- Core i3 21xx dan Core i3 21xxT (Sandy Bridge Desktop)
- Core i3 2xx0M dan Core i3 2xx7M (Sandy Bridge Mobile)
- Core i3 3xx0M dan Core i3 3xx7U (Ivy Bridge)
- Intel Core i5
Pada Januari 2011, Intel merilis prosesor Core i5 quad-core berdasarkan
mikroarsitektur "Sandy Bridge" di CES 2011. Dual-core mobile dan
prosesor desktop muncul pada bulan Februari 2011. Ada empat macam
processor jenis ini yaitu :
- Sandy Bridge (Desktop). Menggunakan 4/2 core, L3 cache 6/3 MB dan menggunakan socket LGA 1155.
- Ivy Bridge (Desktop). Menggunakan 4/2 core, L3 cache 6/3 MB, soket LGA 1155. sama sepeti Sandy Bridge (Desktop).
- Sandy Bridge (Mobile) dan Ivy Bridge (Mobile) menggunakan 2 core, L3 cache 3 MB dan soket rPGA 988B atau BGA 1023.
Processor-processor ini yaitu :
- Core i5-2xxx, Core i5-2xxxK, Core i5-2xxxS, Core i5-25xxT dan Core i5-23xxT (Sandy Bridge Desktop)
- Core i5-3xxx, Core i5-3xxxK, Core i5-3xxxS, Core i5-35xxT dan Core i5-34xxT (Ivy Bridge Desktop)
- Core i5-2xxxM dan Core i5-2xx7M (Sandy Bridge Mobile)
- Core i5-3xx0M dan Core i5-3xx7U (Ivy Bridge Mobile)
- Intel Core i7
Core i7 tetap high-end untuk desktop Intel dan prosesor mobile, yang
menampilkan model Sandy Bridge dengan jumlah terbesar dari L3 cache dan
frekuensi clock tertinggi. Ada lima nama kode untuk processor-processor
ini, yaitu :
- Ivy Bridge (Desktop). Menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket LGA 1155, proses teknologi 22 nm dan dirilis pada bulan April 2012.
- Sandy Bridge-E (Desktop). Menggunakan 6/4 core, L3 cache 10/12/15 MB, soket LGA 2011,proses teknologi 32 nm dan dirilis pada bulan November 2011.
- Sandy Bridge (Desktop). Menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket LGA 1155, proses teknologi 32 nm dan dirilis pada bulan Januari 2011.
- Ivy Bridge (Mobile). Menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket rPGA 988B atau BGA 1023, proses teknologi 22 nm dan dirilis pada bulan April 2012.
- Sandy Bridge (Mobile). Menggunakan 4 atau 2 core, L3 cache 8/6/4 MB, soket rPGA 988B atau BGA 1023, proses teknologi 32 nm dan dirilis pada bulan Februari 2011.
- Core i7-37xx, Core i7-37xxK, Core i7-37xxS dan Core i7-37xxT (Ivy Bridge Desktop)
- Core i7-39xxX, Core i7-39xxK dan Core i7-38xx (Sandy Bridge-E Desktop)
- Core i7-2xxxK, i7-2xxx dan Core i7-2xxxS (Sandy Bridge Desktop)
- Core i7-3xx0QM, i7-3xx0QE, Core i7-3xx2QM, i7-3xx2QE dan Core i7-3xxxXM (Ivy Bridge Mobile)
- Core i7-2xxxXM, Core i7-2xxxQM, Core i7-2xxxQE, Core i7-2xx0M, Core i7-2xx9M dan Core i7-2xx7M (Sandy Bridge Mobile)
VGA
Penjelasan Vga Komputer Lengkap !!!!!

Vga komputer kepanjangan
dari Video Graphics Accelerator adalah sebuah hardware dengan kemampuan dapat melakukan
rendering atau pemrosesan output berupa visual untuk ditampilkan di monitor.
Jadi tugas device ini untuk menampilkan gambar / visual ke monitor. Jika anda
mau membuat komputer rakitan untuk games, desainer atau multimedia hardware
satu ini wajib anda miliki, karena hardware ini sangat mendukung pada tampilan
monitor.
Fungsi Vga Komputer
Fungsi
vga komputer adalah untuk mengubah atau menerjemahkan sinyal digital dari
komputer ke monitor untuk menampilkan grafis. Berdasrkan fungsinya maka dapat
diketahui bahwa alat ini menciptakan output ke monitor oleh karenanya wajib
hukumnya bagi anda menggunakan hardware ini untuk bermain game, menggambar atau
mendesain.
Jenis Vga Komputer
Di
lihat dari bentuknya vga komputer terbagi menjadi 2 jenis yaitu on board dan
add-onn. Vga on board bisa di jumpai atau temukan di dalam rangkaian
motherboard itu sendiri karena sudah satu paket. Performen dari jenis on board
sendiri sebetulnya cukup baik jika tidak melakukan pemrosesan grafis tingkat tinggi seperti game 3D.
Vga
add-on adalah hardware terpisah yang dipasangkan pada slot kartu grafis di
motherboard atau biasa disebut Vga Card. Jenis ini sangat cocok untuk memproses
grafis tingkat tinggi seperti bermain game 3D, menggambar edit film dan membuat
desain grafis. Namun anda harus memperhatikan kemampuan atau perfomen dari
kartu grafis add-on jika anda berniat menggunakannya. Sebagai bahan untuk
mengetahui kemampuan dari Video
Graphics Accelerator baca
artikel tentang komputer rakitan dan anda juga wajib
memperhatikan power supply nya.
Jenis Vga Komputer Berdasarkan Memory Yang Digunakan
jenis ini terbagi menjadi 5 jenis yaitu:
1. DRAM (DYNAMIC RAM)
Kartu grafis dengan menggunakan memori
DRAM (Dynamic RAM) memiliki kecepatan 80ns atau 70 ns, ada juga MD-RAM
(Multiple Dynamic RAM) yang memiliki DRAM (Dynamic RAM) berlapis. DRAM (Dynamic
RAM) banyak digunakan oleh VGA card 8, 16 atau 32-bit. Penggunaan DRAM (Dynamic
RAM) ditujukan untuk komputer entry level tidak terlalu memerlukan warna dan
kecepatan tinggi dalam merendering grafis.
2. EDO RAM
Kartu grafis dengan menggunakan memori
EDO RAM memiliki kecepatan 60 ns sampai 35 ns, EDO RAM banyak ditemui pada VGA
card 64-bit.
3. VRAM (VIDEO RAM)
Kartu grafis dengan menggunakan VRAM
(Video RAM) memiliki kecepatan 20 atau 10 ns, VRAM (Video RAM) lebih mahal
dibandingkan DRAM karena kecepatannya untuk melakukan rendering. Penggunakan
VRAM (Video RAM) biasanya digunakan untuk komputer high level atau untuk desain
grafis.
4. SGRAM (SYNCHRONOUS GRAPHIC RAM)
Kartu grafis dengan menggunakan SGRAM
(Synchronous Graphic RAM) memiliki kecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM
dikembangkan berdasarkan SDRAM pada memori komputer. SGRAM (Synchronous Graphic
RAM) banyak digunakan untuk Video Graphics Accelerator card kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator.
5. RAMBUS
Kartu grafis dengan menggunakan RAMBUS
jumlahnya sangat sedikit, biasanya Video Graphics Accelerator card berjenis RAMBUS digunakan oleh konsol-konsol game seperti Nitendo
atau Sega.
Jenis Slot Vga Komputer
Untuk pemasangan VGA Komputer, ada beberapa jenis
bentuk slot yang ada di dalam motherboard, berikut jenis-jenis slot peripheral
untuk memasang Kartu grafis :
- Kartu grafis ISA adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dimasukkan pada slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus yang masih bersistemkan I/O 8-bit atau 16-bit.
- Kartu grafis EISA adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dipasang pada slot ekspansi EISA (Extended Industry Standard Architecture) bus yang adalah 32-bit sistem I/O.
- Kartu grafs PCI adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dipasang pada slot ekspansi PCI (Peripheral Component Interconnect) bus yang adalah 32-bit atau 64-bit sistem I/O.
- Kartu grafis AGP adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang ditancapkan pada slot ekspansi AGP (Accelerated Graphics Port) bus yang adalah 128-bit atau 256-bit sistem I/O.
- Kartu grafis PCI Express (PCIe) adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dimasukkan pada slot ekspansi PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) bus yang adalah berangkaian seri sistem I/O nya dengan kecepatan transfernya adalah mencapai hingga 32 GByte/s.
Cara Mengetahui Spek VGA Komputer
Ada 2 cara yang mudah untuk mengetahui spek dari vga komputer
yaitu:
1. Menggunakan software CPU-Z
Dengan menggunakan CPU-Z
ini semua spesifikasi vga dapat mudah kita dapatkan. Mau coba silahkan download
terlebih dahulu CPU-Znya. Untuk linknya cari aja di mbah google. Dibawah ini
tampilan CPU-Z

2. Menggunakan DiretX
Caranya sebagai berikut :
Buka Run dengan cara pencet tombol Windows+R
pada keyboard secara bersamaan
Ketik
dxdiag kemudian klik OK atau Enter
Klik
tab Display maka akan tampak informasi dari Video Graphics
Accelerator Anda
MotherBoard
Motherboard Dan Fungsinya
Motherboard, atau sering juga kita kenal dengan nama mainboard, mobo, MB, atau system board adalah sebuah perangkat keras dalam sistem komputer yang berbentuk printed circuit board(PCB).
Fungsinya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.
Motherboard diproduksi dalam beragam ukuran, beberapa dibuat spesifik untuk merek sistem tertentu. Namun kebanyakan mobo modern dibuat untuk siap dipasang ke berbagai macam ukuran casing. Mobo dipasang didalam casing dengan menghadap ke arah sisi casing yang mudah dibuka, dan dikencangkan dengan menggunakan sekrup.

Bagian pertama dan terpenting dari sebuah motherboard adalah chipset, yang berfungsi sebagai penghubung antarmuka antara processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Jenis chipset inilah yang dapat menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua kelompok chipset yang umum kita temui di pasaran. Kelompok chipset intel, yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk processor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Socket/ CPU Slots
Socket adalah tempat “bersemayamnya” processor pada motherboard. Sama seperti chipset, socket ini pun terbagi kepada berbagai macam jenis, tergantung dari jenis processor yang didukungnya.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery
CMOS adalah sebuah baterai yang mensupply power pada sebuah memory kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Memory Slots
Slot yang berbentuk agak panjang dan ramping ini berfungsi sebagai tempat di-installnya Random Access Memory (RAM). Di era komputer modern, hampir semua mobo mempunyai setidaknya dua slot RAM, bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi sampai 6 slot RAM.
VGA Slots (Graphic Card Slot)
Slot ini berfungsi untuk menginstall komponen graphic card(video card) . Pada komputer modern, umumnya berupa slot dengan interface PCI-Express. Pada motherboard high-end bisa menampung sampai 3 slot graphic card.
Expansion Slots
Expansion slot berfungsi untuk memasang perangkat tambahan seperti Sound Card, LAN Card,dll.
Storage Drive Connector
Fungsinya untuk menghubungkan perangkat penyimpanan data seperti Harddisk Drive, Optical Drive, SSD, dan perangkat storage external. Biasanya berupa interface S-ATA (Serial Advanced Technology Attachment) /ATA.
Port-port lain
Selain slot-slot diatas, ada beberapa port pada motherboard yang fungsinya sangat esensial seperti:

Back panel ini mempunyai beberapa konektor yang lazim ditemui diantaranya:
Selain itu, cermati pula bagaimana support dan garansi yang diberikan dari vendor motherboard pilihan anda.
Beberapa vendor yang sudah diakui baik dalam support terhadap motherboard antara lain ASUS, Gigabyte, dan MSI. Namun biasanya semua tergantung preferensi masing-masing.
Demikian sudah dijelaskan mengenai Motherboard, komponen dan beragam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk anda semua.
Motherboard, atau sering juga kita kenal dengan nama mainboard, mobo, MB, atau system board adalah sebuah perangkat keras dalam sistem komputer yang berbentuk printed circuit board(PCB).
Fungsinya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.
Motherboard diproduksi dalam beragam ukuran, beberapa dibuat spesifik untuk merek sistem tertentu. Namun kebanyakan mobo modern dibuat untuk siap dipasang ke berbagai macam ukuran casing. Mobo dipasang didalam casing dengan menghadap ke arah sisi casing yang mudah dibuka, dan dikencangkan dengan menggunakan sekrup.

Bagian-bagian dari Motherboard:
ChipsetBagian pertama dan terpenting dari sebuah motherboard adalah chipset, yang berfungsi sebagai penghubung antarmuka antara processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Jenis chipset inilah yang dapat menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua kelompok chipset yang umum kita temui di pasaran. Kelompok chipset intel, yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk processor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Socket/ CPU Slots
Socket adalah tempat “bersemayamnya” processor pada motherboard. Sama seperti chipset, socket ini pun terbagi kepada berbagai macam jenis, tergantung dari jenis processor yang didukungnya.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery
CMOS adalah sebuah baterai yang mensupply power pada sebuah memory kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Memory Slots
Slot yang berbentuk agak panjang dan ramping ini berfungsi sebagai tempat di-installnya Random Access Memory (RAM). Di era komputer modern, hampir semua mobo mempunyai setidaknya dua slot RAM, bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi sampai 6 slot RAM.
VGA Slots (Graphic Card Slot)
Slot ini berfungsi untuk menginstall komponen graphic card(video card) . Pada komputer modern, umumnya berupa slot dengan interface PCI-Express. Pada motherboard high-end bisa menampung sampai 3 slot graphic card.
Expansion Slots
Expansion slot berfungsi untuk memasang perangkat tambahan seperti Sound Card, LAN Card,dll.
Storage Drive Connector
Fungsinya untuk menghubungkan perangkat penyimpanan data seperti Harddisk Drive, Optical Drive, SSD, dan perangkat storage external. Biasanya berupa interface S-ATA (Serial Advanced Technology Attachment) /ATA.
Port-port lain
Selain slot-slot diatas, ada beberapa port pada motherboard yang fungsinya sangat esensial seperti:
- Port power 24 Pin/20 Pin – untuk menghubungkan mobo dengan power supply unit (PSU).
- Port Power 4pin/6pin – untuk menyalurkan daya ke processor.
- Port untuk tombol power/reset pada bagian depan casing.
- Port untuk konektor Front USB dan Front Audio.

Back Panel I/O pada motherboard merek MSI
Back panel ini mempunyai beberapa konektor yang lazim ditemui diantaranya:
- PS/2 Port – Port untuk menghubungkan mouse/keyboard.
- USB Port – Port menghubungkan peripheral dengan interface USB.
- S/PDIF Port – Menghubungkan konektor audio S/PDIF
- RJ-45 Lan Port – Menghubungkan kabel jaringan LAN
- Audio Port – Menghubungkan mobo ke sistem audio/ speaker.
- dll.
Tips Memilih Motherboard
Apapun kebutuhan anda menggunakan sebuah komputer,ketika memilih sebuah motherboard, hal yang paling penting untuk dicermati adalah kompatibilitas. Pastikan motherboard anda kompatibel dengan perangkat keras komputer lain pada spesifikasi yang anda rencanakan.Selain itu, cermati pula bagaimana support dan garansi yang diberikan dari vendor motherboard pilihan anda.
Beberapa vendor yang sudah diakui baik dalam support terhadap motherboard antara lain ASUS, Gigabyte, dan MSI. Namun biasanya semua tergantung preferensi masing-masing.
Demikian sudah dijelaskan mengenai Motherboard, komponen dan beragam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk anda semua.
A. Pengertian
Motherboard
Papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan
setiap komponen pada computer. Motherboard yaitu papan PCB yang
mempunyai jalur – jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen
lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard.
B. Fungsi dari masing – masing Komponen :
1. Soket Processor
Pemasangan akan disesuaikan dengan jenis soket, setiap soket akan
berbeda dan tergantung jenis processor yang akan di pasang.
2. Slot memori
Berguna untuk memasang memori RAM pada PC anda.
3. Northbridge
Komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan
system memory dan saluran utama motherboard.
4. Southbridge
Komponen yang berfungsi membantu northbridge
5. Slot PCI Express x16
Slot khusus untuk kartu grafis VGA anda.
6. Slot PCI Express x1
Digunakan untuk memasang slot kartu selain kartu grafis VGA anda.
7. Slot AGP
Slot VGA tipe lama yang sudah jarang berfungsi
8. Slot PCI
Slot umum namun dengan kecepatan dibawah slot AGP dan PCI Express.
9. BIOS (Basic Input-Output System).
Berfungsi dan digunakan untuk menyimpan konfigurasi sebuah motherboard.
10. Batrei CMOS
Batrei yang mensupport/member daya pada BIOS ke system.
11. Port SATA
Berfungsi menghubungkan harddisk dengan computer.
12. Port IDE
Berfungsi sebagai media penyimpanan sebelum generasi SATA.
13. Port Flopy Disk
Berfungsi sebagai port untuk memasukkan flashdisk dan hal sejenisnya.
14. Port Power
Merupakan sumber daya computer.
15. Back Panel
Port yang terletak pada bagian belakang PC
16. Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
17. Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.
18. Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan
lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer
sebelum generasi USB.
19. Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah
dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
20. Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
periferal audio seperti home theatre.
21. Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan
tinggi seperti video capture atau streaming video.
22. Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
jaringan LAN.
23. Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau
peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan
Serial.
24. Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem
audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
JENIS-JENIS MOTHERBOARD
1. Jenis motherboard AT baby / AT
Format yang digunakan dalam 386 serta 486 komputer pertama. Kemudian
format tersebut diganti oleh format ATX, dimana format ini membentuk
sirkulasi udara yang lebih baik dari sebelumnya sehingga lebih mudah
untuk mengakses komponen-komponen computer.
2. Jenis motherboard ATX
Format ATX adalah upgrade ke Baby-AT. Hal itu dimaksudkan untuk
meningkatkan kemudahan penggunaan. Perangkat koneksi pada motherboard
ATX ini dirancang untuk menancapkan peripheral semudah mungkin 9
misalnya, IDE konektor yang terletak disamping disk.) Apa lagi, komponen
motherboard yang di susun secara pararel, sehingga untuk meningkatkan
pembuangan panas.
2.1 Standard ATX : Format ATX standar tradisional 305x244 mm.
ini mencakup AGP konektor dan 6 PCI konektor.
2.2 Mikro ATX : Formatnya yang lebih kecil (244x244 mm)
menjadi salah satu keunggulan utamanya, dengan biaya yang relative
murah.
2.3 Flex ATX : Flex ATX merupakan perkembangan dari
micro ATX yang menawarkan fleksibilitas produsen besar ketika merancang
computer mereka. Ini mencakup AGP dan 2 konektor PCI konektor.
2.4 Mini ATX : mini ATX adalah alternative yang
kompak untuk format micro ATX (284x208 mm), dan termasuk AGP dan 4
konektor PCI konektor, bukan3 yang dating dengan Micro ATX. Hal ini
terutama ditujukan untuk mini-PC
3. Jenis motherboard BTX.
Format BTX (Balanced Technology Extended), didukung oleh
intel, adalah format yang dirancang untuk memperbaiki pengaturan
komponen, sehingga untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, akustik, dan
pengendalian panas, berbagai Konektor (slot memori, slot ekspansi)
diselaraskan secara parallel, kea rah dimana udara mengalir. Kabel
listrik BTX adalah sama dengan pasokan listrik ATX.
3.1 BTX standar : dengan dimensi standar 325 x 267 mm.
3.2 Mikro BTX : dengan dimensi kecil 264 x 267 mm.
3.3 Pico BTX : dengan dimensi jauh lebih kecil 203 x 267 mm
4. Jenis motherboard ITX
Format ITX (Informasi Teknologi Extended), didukung oleh Via,
adalah format yang sangat kompak yang dirancang untuk konfigurasi
miniature seperti mini - PC.
4.1 mini - ITX : dengan dimensi kecil 170 x 170 mm dan PCI Slot.
4.2 nano - ITX : dengan dimensi yang sangat kecil 120 x 120 mm dan slot
Mini PCI.
Demikian penjelasan dari blog saya tentang pengertian
motherboard beserta fungsi dan jenis-jenisnya semoga postingan saya
bermanfaat bagi anda yang membaca di blog ini dan jangan lupa beri
komentar tentang blog ini, sekian terima kasih...
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
A. Pengertian
Motherboard
Papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan
setiap komponen pada computer. Motherboard yaitu papan PCB yang
mempunyai jalur – jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen
lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard.
B. Fungsi dari masing – masing Komponen :
1. Soket Processor
Pemasangan akan disesuaikan dengan jenis soket, setiap soket akan
berbeda dan tergantung jenis processor yang akan di pasang.
2. Slot memori
Berguna untuk memasang memori RAM pada PC anda.
3. Northbridge
Komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan
system memory dan saluran utama motherboard.
4. Southbridge
Komponen yang berfungsi membantu northbridge
5. Slot PCI Express x16
Slot khusus untuk kartu grafis VGA anda.
6. Slot PCI Express x1
Digunakan untuk memasang slot kartu selain kartu grafis VGA anda.
7. Slot AGP
Slot VGA tipe lama yang sudah jarang berfungsi
8. Slot PCI
Slot umum namun dengan kecepatan dibawah slot AGP dan PCI Express.
9. BIOS (Basic Input-Output System).
Berfungsi dan digunakan untuk menyimpan konfigurasi sebuah motherboard.
10. Batrei CMOS
Batrei yang mensupport/member daya pada BIOS ke system.
11. Port SATA
Berfungsi menghubungkan harddisk dengan computer.
12. Port IDE
Berfungsi sebagai media penyimpanan sebelum generasi SATA.
13. Port Flopy Disk
Berfungsi sebagai port untuk memasukkan flashdisk dan hal sejenisnya.
14. Port Power
Merupakan sumber daya computer.
15. Back Panel
Port yang terletak pada bagian belakang PC
16. Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
17. Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.
18. Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan
lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer
sebelum generasi USB.
19. Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah
dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
20. Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
periferal audio seperti home theatre.
21. Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan
tinggi seperti video capture atau streaming video.
22. Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
jaringan LAN.
23. Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau
peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan
Serial.
24. Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem
audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
JENIS-JENIS MOTHERBOARD
1. Jenis motherboard AT baby / AT
Format yang digunakan dalam 386 serta 486 komputer pertama. Kemudian
format tersebut diganti oleh format ATX, dimana format ini membentuk
sirkulasi udara yang lebih baik dari sebelumnya sehingga lebih mudah
untuk mengakses komponen-komponen computer.
2. Jenis motherboard ATX
Format ATX adalah upgrade ke Baby-AT. Hal itu dimaksudkan untuk
meningkatkan kemudahan penggunaan. Perangkat koneksi pada motherboard
ATX ini dirancang untuk menancapkan peripheral semudah mungkin 9
misalnya, IDE konektor yang terletak disamping disk.) Apa lagi, komponen
motherboard yang di susun secara pararel, sehingga untuk meningkatkan
pembuangan panas.
2.1 Standard ATX : Format ATX standar tradisional 305x244 mm.
ini mencakup AGP konektor dan 6 PCI konektor.
2.2 Mikro ATX : Formatnya yang lebih kecil (244x244 mm)
menjadi salah satu keunggulan utamanya, dengan biaya yang relative
murah.
2.3 Flex ATX : Flex ATX merupakan perkembangan dari
micro ATX yang menawarkan fleksibilitas produsen besar ketika merancang
computer mereka. Ini mencakup AGP dan 2 konektor PCI konektor.
2.4 Mini ATX : mini ATX adalah alternative yang
kompak untuk format micro ATX (284x208 mm), dan termasuk AGP dan 4
konektor PCI konektor, bukan3 yang dating dengan Micro ATX. Hal ini
terutama ditujukan untuk mini-PC
3. Jenis motherboard BTX.
Format BTX (Balanced Technology Extended), didukung oleh
intel, adalah format yang dirancang untuk memperbaiki pengaturan
komponen, sehingga untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, akustik, dan
pengendalian panas, berbagai Konektor (slot memori, slot ekspansi)
diselaraskan secara parallel, kea rah dimana udara mengalir. Kabel
listrik BTX adalah sama dengan pasokan listrik ATX.
3.1 BTX standar : dengan dimensi standar 325 x 267 mm.
3.2 Mikro BTX : dengan dimensi kecil 264 x 267 mm.
3.3 Pico BTX : dengan dimensi jauh lebih kecil 203 x 267 mm
4. Jenis motherboard ITX
Format ITX (Informasi Teknologi Extended), didukung oleh Via,
adalah format yang sangat kompak yang dirancang untuk konfigurasi
miniature seperti mini - PC.
4.1 mini - ITX : dengan dimensi kecil 170 x 170 mm dan PCI Slot.
4.2 nano - ITX : dengan dimensi yang sangat kecil 120 x 120 mm dan slot
Mini PCI.
Demikian penjelasan dari blog saya tentang pengertian
motherboard beserta fungsi dan jenis-jenisnya semoga postingan saya
bermanfaat bagi anda yang membaca di blog ini dan jangan lupa beri
komentar tentang blog ini, sekian terima kasih...
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Senin, 28 September 2015
Memory Internal Hardisk dan Ram
Mengenal RAM dan Jenisnya
RAM ( Random Access Memory) ialan salah satu ingatan utama bagi
komputer. Lokasi RAM adalah berdekatan dengan processor. ini penting
supaya data diantara RAM dan processor dapat di hantarkan dengan pants.
Silahkan liat artikel Diagram Motherboard untuk mendapat gambar yg jelas
RAM berfungsi untuk memegang arahan dan data yang akan di proses oleh
processor. RAM bersifat Volatile, yaitu bermaksud data yang disimpan
oleh RAm akan hilang apabila komputer dimatikan.
Sebagai contoh kegunaan RAM, pada waktu anda buka blog ini, RAM komputer
anda sedang diisi dengan data yang memaparkan blog ini. Namun, datanya
akan hilang dari RAM kalau komputer dimatikan.
Ada beberapa RAM yg terdapat dipasaran , diantaranya : Kingston, Corsair, Hynix, Apacer, V-Gen dan lain-lain.
Jenis-jenis RAM
EDO RAM ( Enhanced Data Output RAM)
Ciri-Ciri:
-Mesdi dipasang berpasang-pasang / lebih dari satu
-1 Notch ( Alur pada kaki RAM )
-biasanya digunakan pada komputer lama, yaitu sekitar tahun 90-an
RDRAM RAM ( Rambus Dynamic RAM )
Ciri-Ciri:
-232 Pin
-ada head sink (Sistem Pendingin)
-mesti digunakan berpasang-pasang / lebih dari 1
-digunakan pada komputer tahun 1999, 2000, …
SDRAM RAM (Synchronous Dynamic RAM)
Ciri-Ciri:
-168 pin
-2 notch
Kecepatan: 1000MHz, 133MHz
Kapasitar Maksimum : 512MB
DDR RAM (Double Data Rate RAM) atau RAM DDR Satu
Ciri-Ciri:
-184 pin
-1 notch
Kecepatan: 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)
Kapasitar Maksimum: 1GB
DDR II RAM ( RAM DDR Dua )
Ciri-Ciri:
-240 pin
-1 notch (posisi notch DDR II dengan DDR sedikit berbeda, perbedaan nya akan di jelaskan di bawah)
Kecepatan: 533MHz (PC4200), 677MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)
Kapasitas Maksimum : 2GB
DDR III RAM

Di atas itu ada 2 contoh gambar RAM. Yg kanan itu setau ane RAM yg biasa di pake buat Gaming
Ciri-Ciri:
-240 pin
-1 notch (notch nya juga beda ga kaya DDR I atau DDR II , yg ini agak lebih ke kiri)
Dan ini dia perbedaan notch pada ram DDR1 DDR2 dan DDR3
Ada sedikit tambahan Istilah2 buat RAM
- SODIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) Adalah RAM yg dipakai untuk LAPTOP / NOTEBOOK
- SIMM (Single In-Line Memory Module) termasuk RAM lama, contoh nya EDO RAM yang mempunya sebelah kaki Ram saja yang aktif (Berfungsi). SIMM mempunya 30 pin atau 72 pin, SIMM 30 pin memerlukan 4 batang/keping RAM yg dipasang ke Motherboard, kalo SIMM 72 pin perlu sekurang2 nya 2 keping/batang RAM saja yg harus di pasang ke motherboard
- DIMM (Dual In-Line Memory Module) Termasuk RAM Jenis Terkini/Moderen ( Lebih bagus dari SIMM), contoh nya RAM DDR1 dimana kedua permukaan modul RAM itu berfungsi. DIMM mempunya 168 pin (84 dikiri dan 84 di kanan) dan hanya perlu 1 RAM saja untuk beroprasi
- Ini yang terakhir DDR (Double Data Rate SDRAM) pula mempunya ciri2 yang sama dengan SDRAM, tapi punya lebih banyak pin, yaitu sekitar 184 pin dan kecepatan nya lebih cepat dibanding SDRAM.
Jenis-jenis atau Macam macam Hard Disk dan Pengertiannya-
Apa sih yang sobat tahu tentang Harddisk.?, sebagai tempat penyimpanan
data saja.?, yup, salah satunya itu, tetapi disini sobat bisa lebih
detail lagi apa itu hardisk.
Pengertian Harddisk
Pengertian Harddisk- Harddisk adalah piranti penyimpanan sekunder dimana
data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar
yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut
track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai
sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan,
harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap
piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector
tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan
untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang
diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang
diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.
Harddisk
merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan
data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya
program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga
membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu
instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari
kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket
biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme
yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada
disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang
harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau
menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah
lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media
penyimpanan disket konvensional tersebut.
Sejarah Perkembangan Harddisk
Sejarah Perkembangan Harddisk - Harddisk
pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang
menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul
perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai
dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang
digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal
penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari,
dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada
piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan
tersebut.
Jenis-jenis atau Macam macam Harddisk
1. IDE
Jenis Hard Disk - IDE (Integrated Drive Electronics) merupakan
standar interface antara bus data motherboard komputer dengan disk
storage. IDE interface di buat berdasarkan IBM PC Industry Standard
Architecture (ISA) 16-bit bus. Interface dari IDE adalah interface untuk
storage devices yang dapat teringrasi untuk disk atau CD-ROM drive.
Walaupun IDE merupakan teknologi yang umum, kebanyakan orang menggunakan
istilah IDE untuk merujuk pada spesifikasi ATA. Sedangkan AHCI (Advance
Host Controller Interface) merupakan mekanisme hardware
yang membolehkan software untuk berkomunikasi dengan SATA seperti host
bus adapter yang didesain untuk hot-plugin dan native command
queuing(NCQ) yang dapat menaikan kemampuan komputer/sistem/ harddisk
terutama dalam lingkungan multi tasking dengan cara membolehkan drive
untuk menjalankan perintah baca tulis yang dikirim secara acak dengan
tujuan untuk optimalisasi perpindahan head pada proses pembacaan. AHCI
telah di dukung oleh berbagai sistem operasi seperti Windows Vista dan
Linux kernel 2.6.19.
2. ATA
Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah
tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan
standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus
berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk.
Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun
2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart
ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian
selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki
data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah
hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas
data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di
timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial
ATA (SATA)
ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel
digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama
18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling
mudah adalah kabel data dan power yang berbeda.
Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch
kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap
pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital
Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection
sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data
SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari
ATA yang hanya 18 inci.
3. SATA
Jenis Hard Disk - SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV,
tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA,
tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus
adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150
MB/sec
Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan
hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut
down pada sistem komputer.
Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan
drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA
dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang
standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart
SATA.
4. Harddisk SSD
Jenis Hard Disk - Seperti yang kita ketahui bahwa Harddisk yang
selama ini kita gunakan sebagai media penyimpanan masih mempunyai
bagian mekanik didalamnya, sedangkan media SSD (Solid State Disk) sudah
menggunakan teknologi seperti USB Drive atau memori komputer. Bila Anda
perhatikan bahwa media seperti USB Drive ini tidak memiliki bagian yang
bergerak.
Intel menggandeng pabrikan asal Taiwan yaitu Kingston untuk memasarkan
SSD Intel sehingga kehadiran kedua nama tersebut menjadikan pasar SSD
makin bertambah. Nama yang sudah tidak asing lagi di dunia SSD adalah
Sandisk, Samsung, Imation, Toshiba dan bahkan Seagate pun akan merambah
juga ke pasar SSD ini. Memang kedepannya media penyimpanan akan lebih
mengarah ke SSD karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan media
penyimpanan saat ini seperti Harddisk.
Sekian artikel mengenai Jenis-jenis / Macam Macam Hard Disk dan Pengertian Hard Disk, semoga bermanfaat. :)
Langganan:
Postingan (Atom)
























