Pengertian Processor dan Macam Macam Processor Intel
Pengertian Processor dan Processor-Processor Intel

Pengertian Processor
Processor atau yang sering kita sebut dengan CPU (Central Processing
Unit) adalah hardware dalam suatu sistem komputer atau smartphone yang
melaksanakan instruksi dari sebuah program komputer dengan melakukan
aritmatika dasar, logis, dan input / output operasi dari sistem. Bentuk,
desain, dan implementasi dari CPU telah berubah selama sejarah mereka,
tapi operasi fundamental mereka tetap sama. Istilah "CPU" secara umum
didefinisikan sebagai perangkat untuk pelaksanaan perangkat lunak
(program komputer), perangkat awal yang tepat bisa disebut CPU datang
dengan munculnya komputer yang disimpan-program. Processor adalah sebuah
IC atau chip yang terdiri atas ribuan atau bahkan jutaan komponen
transistor yang dapat melakukan pemrosesan data.
Pada processor dikenal dengan istilah clock speed, yaitu kecepatan waktu
atau frekuensi kerja processor yang diukur dalam satuan MegaHertz(MHz)
atau GigaHertz(GHz). satu hertz sama dengan siklus per detik. Jadi jika
processor berkecepatan 3 GHz, maka artinya processor tersebut dapat
menyelesaikan tiga milyar siklus dalam setiap detik.
Beberapa merk Processor PC adalah Intel, AMD, Cyrix, Transmeta, IBM, dan
IDT. Processor yang paling familiar yaitu processor Intel. Berikut akan
membahas processor - processor bermerk Intel.
Processor Intel
- Intel 8086 dan 8088

Processor Intel 8086 hadir pada tahun 1978 dan merupakan processor pertama yang menggunakan 16 bit. Pada saat itu motherboard kebanyakan masih menggunakan 8 bit dan harga motherboard 16 bit pada saat itu masih mahal. Sehingga pada tahun 1979 Intel merancang processor yang kompatibel dengan motherboard 16 bit yaitu Intel 8088. Kecepatan processor - processor ini yaitu 5 sampai 10 MHz.
- Intel 80286

- Intel 386 DX dan 386 SX

Processor intel 386 DX hadir pada tahun 1985 dan merupakan processor
pertama yang menggunakan 32 bit. Sedangkan processor Intel 386 SX
menggunakan eksternal bus 16 bit. Kecepatan processor - processor ini
adalah antara 12 sampai 40 MHz.
- Intel 486 DX dan 486 SX

Intel 486 DX diluncukan pada tahun 1989. Processor ini menggunakan external bus 32 bit. Processor ini mempunyai match co-processor sebagai pembantu matematis, sedangkan 486 SX tidak memiliki match co-processor.
Intel 486 baik DX maupun SX sudah mempunyai L1 cache (level 1 cache
internal) 8 KB. Processor 486 DX4 sudah memiliki L1 cache sebesar 26 KB.
Processor Intel 486 menggunakan soket 1, soket 2, atau soket 3.
Kecepatan processor ini adalah antara 16 MHz sampai 150 MHz.
Keluarga Intel Pentium
- Intel Pentium

Processor Intel Pentium pertama kali dipasarkan pada tanggal 22 maret
1993 dan merupakan generasi pertama untuk processor Intel Pentium.
Processor ini menggunakan PGA 273 (soket 4) dan memiliki kecepatan 6o
MHz dan 66 MHz. Selanjutnya hadir Intel Pentium generasi kedua yang
diperkenalkan pada tanggal 7 Maret 1994. Processor ini menggunakan soket
5 atau soket 7 dan sistem bus 50, 60 dan 65 MHz. Kecepatan untuk
processor Pentium ini adalah 75 MHz sampai 200 MHz. Processor-processor
tersebut adalah :
- Intel Pentium 75MHz
- Intel Pentium 90 MHz
- Intel Pentium 100 MHz
- Intel Pentium 120 MHz
- Intel Pentium 133 MHz
- Intel Pentium 150 MHz
- Intel Pentium 166 MHz
- Intel Pentium 200 MHz
- Intel Pentium MMX

Processor ini merupakan generasi ke-tiga dari Intel Pentium. Intel Pentium MMX (Multimedia Exchange) adalah pengembangan dari processor Pentium dengan memasukan tambahan 57 instruksi MMX baru ke dalam processor, sehingga processor ini support dengan pemakaian multimedia yang lebih cepat. Processor ini menggunakan soket 7 dengan sistem bus 66 MHz. Kecepatan untuk processor ini antara lain 166 MHz, 200 MHz dan 233 MHz. Processor - processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium 166 MMX
- Intel Pentium 200 MMX
- Intel Pentium 233 MMX
- Intel Pentium 2

Intel Pentium II mulai dipasarkan pada tanggal 7 mei 1997. Processor
Intel Pentium II sudah dilengkapi dengan L2 Cache (Cache External)
sebesar 512 KB yang terletak di dalam kotak plastik persegi empat
bersama processor. Processor ini menggunakan slot 1 dengan sistem bus 66
MHz/100 MHz. Processor - processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium II 233 MHz
- Intel Pentium II 266 MHz
- Intel Pentium II 300 MHz
- Intel Pentium II 333 MHz
- Intel Pentium II 350 MHz
- Intel Pentium II 400 MHz
- Intel Pentium II 450 MHz
- Intel pentium III slot 1

Intel Pentium III mulai diperkenalkan pada Februari 1999. Processor ini mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam aplikasi multimedia dan grafik 3 dimensi. Processor ini mempunyai 70 instruksi baru dan register baru. Untuk processor Intel Pentium III Katmai menggunakan sistem bus 100 MHz/133 MHz, L2 cache 512 KB, proses teknologi 0,25 micron dan menggunakan slot 1 sama seperti Pentium II. Kecepatan processor Intel Pentium III Katmai adalah 450 MHz sampai 600 MHz. Processor - processor Intel Pentium III Katmai adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium III 450
- Intel Pentium III 500
- Intel Pentium III 533B
- Intel Pentium III 550
- Intel Pentium III 600
- Intel Pentium III 600B
- Intel Pentium III 500
- Intel Pentium III 533
- Intel Pentium III 550
- Intel Pentium III 600
- Intel Pentium III 650
- Intel Pentium III 667
- Intel Pentium III 700
- Intel Pentium III 733
- Intel Pentium III 750
- Intel Pentium III 800
- Intel Pentium III 866
- Intel Pentium III 900
- Intel Pentium III 933
- Intel Pentium III 1000
- Intel Pentium III 1100
- Intel Pentium III 1133
- Intel Pentium III (PGA 370)

Processor Intel Pentium III hadir menggunakan soket PGA 370 dengan nama
kode Coppermine. Processor ini menggunakan L2 cache 256KB, sistem bus
100 MHz dan proses teknologi 0,18 micron. Processor-processor ini adalah
sebagai berikut :

Processor Intel Pentium 4 diperkenalkan pada tahun 2000. Processor ini menggunakan soket 423. Processor ini menggunakan FSB 400 MHz dan L2 cache 256 KB. Kecepatan processor ini yaitu 1,3 GHz sampai 2 GHz. Processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium III 500
- Intel Pentium III 533
- Intel Pentium III 550
- Intel Pentium III 600
- Intel Pentium III 650
- Intel Pentium III 667
- Intel Pentium III 700
- Intel Pentium III 733
- Intel Pentium III 750
- Intel Pentium III 800
- Intel Pentium III 866
- Intel Pentium III 900
- Intel Pentium III 933
- Intel Pentium III 1000
- Intel Pentium III 1100
- Intel Pentium III 1133
- Intel Pentium III 1000
- Intel Pentium III 1133
- Intel Pentium III 1200
- Intel Pentium III 1266
- Intel Pentium III 1333
- Intel Pentium III 1400
- Intel Pentium 4 (Soket 423)

Processor Intel Pentium 4 diperkenalkan pada tahun 2000. Processor ini menggunakan soket 423. Processor ini menggunakan FSB 400 MHz dan L2 cache 256 KB. Kecepatan processor ini yaitu 1,3 GHz sampai 2 GHz. Processor ini adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium 4 1,3 GHz
- Intel Pentium 4 1,4 GHz
- Intel Pentium 4 1,5 GHz
- Intel Pentium 4 1,6 GHz
- Intel Pentium 4 1,7 GHz
- Intel Pentium 4 1,8 GHz
- Intel Pentium 4 1,9 GHz
- Intel Pentium 4 2 GHz
- Intel Pentium 4 (soket 478)
![]() |
| Willamette(kiri), Northwood(tengah), Prescott(kanan) |
- Intel Pentium 4 1,5 GHz
- Intel Pentium 4 1,6 GHz
- Intel Pentium 4 1,7 GHz
- Intel Pentium 4 1,8 GHz
- Intel Pentium 4 1,9 GHz
- Intel Pentium 4 2,0 GHz
- Intel Pentium 4 1,6 GHz
- Intel Pentium 4 1,7 GHz
- Intel Pentium 4 1,8 GHz
- Intel Pentium 4 1,9 GHz
- Intel Pentium 4 2,0 GHz
- Intel Pentium 4 2,2 GHz
- Intel Pentium 4 2,26 GHz
- Intel Pentium 4 2.4 GHz
- Intel Pentium 4 2,5 GHz
- Intel Pentium 4 2,53 GHz
- Intel Pentium 4 2,6 GHz
- Intel Pentium 4 2,66 GHz
- Intel Pentium 4 2,8 GHz
- Intel Pentium 4 3 GHz
- Intel Pentium 4 3,06 GHz
- Intel Pentium 4 3,2 GHz
- Intel Pentium 4 3,4 GHz
- Intel Pentium 4 2,26 GHz
- Intel Pentium 4 2,4 GHz
- Intel Pentium 4 2,66 GHz
- Intel Pentium 4 2,8 GHz
- Intel Pentium 4 3,0 GHz
- Intel Pentium 4 3,2 GHz
- Intel Pentium 4 3,4 GHz
- Intel Pentium 4 (soket LGA 775)

Intel pentium 4 hadir menggunakan soket LGA 775. Processor berbasis LGA
tidak menggunakan pin pada processornya, namun pin sudah tertancap pada
motherboard. Processor ini menggunakan FSB 533/800 MHz, L2 cache 1/2 MB,
dan arsitektur 32/64 bit. Processor ini adalah :
- Intel Pentium 4 505
- Intel Pentium 4 510
- Intel Pentium 4 520
- Intel Pentium 4 560
- Intel Pentium 4 630
- Intel Pentium 4 662
- Intel Pentium 4 672
- Dan lain-lain
menggunakan LGA 775, FSB 800 MHz dan L2 cache 2 MB. Processor ini adalah:
- Intel Pentium 4 631
- Intel Pentium 4 641
- Intel Pentium 4 651
- Intel Pentium 4 661
- Intel Pentium 4 Extreme Edition

Processor ini hadir pada tahun 2005 dengan proses pembuatan menggunakan teknologi 90/130 nm (jarak yang menghubungkan antara transistor pada processor). Menggunakan PGA 478/LGA 775, FSB 800/1066 MHz, L2 cache 512KB/2MB, L3 cache 2 MB dan hyper threading. Processor ini adalah:
- Intel Pentium 4 EE 3,20 GHz (478 pin)
- Intel Pentium 4 EE 3,40 GHz (478 pin)
- Intel Pentium 4 EE 3,40 GHz (LGA 775)
- Intel Pentium 4 EE 3,46 GHz (LGA 775)
- Intel Pentium 4 EE 3,73 GHz (LGA 775)
- Intel Pentium D

Processor ini hadir pada tahun 2005 dengan menggunakan dual core. Dual core adalah processor yang memiliki dua inti dalam satu tubuh chip processor. Spesifikasi prosesor ini adalah menggunakan teknologi 90/65 nm, soket LGA 775, FSB 533/800 MHz, L2 cache 1/2MB pada setiap core, SSE, SSE2, SSE3, dan menggunakan arsitektur 64 bit. Processor ini adalah :
- Intel Pentium D 805
- Intel Pentium D 820
- Intel Pentium D 830
- Intel Pentium D 915
- Intel Pentium D 935
- Intel Pentium D 960, dll.
- Intel Pentium Extreme Edition

Processor ini menggunakan dua core fisik dan dua core virtual dalam satu keping processor. Proses pembuatan processor ini menggunakan teknoogi 90 nanometer. Menggunakan LGA 775, dual core, FSB 800/1066 MHz, L2 cache setiap core sebesar 1/2 MB, EM64T dan Hyper Threading. Processor ini adalah:
- Intel Pentium XE 840
- Intel Pentium XE 955
- Intel Pentium XE 965
- Intel Pentium Dual Core

Pada tahun 2007 hadir processor Pentium Dual Core seri E2xxx. Processor ini menggunakan FSB 800 MHz, L2 cache 1MB, dan arsitektur 65 nm. Processor ini adalah :
- Intel Pentium E2140
- Intel Pentium E2160
- Intel Pentium E2180
- Intel Pentium E2200
- Intel Pentium E2220
Keluarga Intel Celeron
- Intel Celeron (slot 1)

Intel Celeron mulai diperkenalkan pada tahun 1998 dan menggunakan arsitektur pentium II (Celeron-PII). Processor ini menggunakan slot 1 dengan nama kode Covington dan Mendocino. Kecepatan untuk Covington adalah 266 dan 300 MHz, sedangkan Mendocino 300 sampai 433 MHz. Celeron Covington tidak menggunakan L2 cache dan Mendocino memangkas L2 cache menjadi 128 KB sehingga processor Celeron ini tidak memiliki kinerja sebaik Pentium II dan harga lebih murah. Untuk bus sisitem yang digunakan adalah 66 MHz. Processor-processor ini adalah :
- Intel Celeron 266
- Intel Celeron 300
- Intel Celeron 300A
- Intel Celeron 333
- Intel Celeron 366
- Intel Celeron 400
- Intel Celeron 433
- Intel Celeron (PGA 370)
![]() |
| Celeron 500(kiri), Celeron 950(tengah), Celeron 1200(kanan) |
- Intel Celeron 300
- Intel Celeron 333
- Intel Celeron 366
- Intel Celeron 400
- Intel Celeron 433
- Intel Celeron 466
- Intel Celeron 500
- Intel Celeron 533.
- Intel Celeron 533A
- Intel Celeron 566
- Intel Celeron 600
- Intel Celeron 633
- Intel Celeron 667
- Intel Celeron 700
- Intel Celeron 733
- Intel Celeron 800
- Intel Celeron 850
- Intel Celeron 950
- Intel Celeron 1000
- Intel Celeron 1100
- Intel Celeron 900
- Intel Celeron 1000A
- Intel Celeron 1100A
- Intel Celeron 1200
- Intel Celeron 1300
- Intel Celeron 1400
- Intel Celeron 1500
- Intel Celeron (PGA 478)

Processor ini hadir menggunakan arsitektur Pentium 4 (Celeron P4) dengan nama kode Willamette dan Northwood. Processor ini menggunakan FSB 400 MHz dan L2 cache 128 KB. Celeron Willamette memiliki kecepatan 1,5 sampai 2,0 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron 1500
- Intel Celeron 1600
- Intel Celeron 1700
- Intel Celeron 1800
- Intel Celeron 1900
- Intel Celeron 2000
- Intel Celeron 1600
- Intel Celeron 1800
- Intel Celeron 2000
- Intel Celeron 2100
- Intel Celeron 2200
- Intel Celeron 2300
- Intel Celeron 2400
- Intel Celeron 2500
- Intel Celeron 2600
- Intel Celeron 2700
- Intel Celeron 2800
- Intel Celeron D (PGA 478)

Intel Celeron D hadir dengan nama kode Prescott. Processor ini menggunakan soket 478, FSB 533 MHz, L2 cache sebesar 256 KB dan kecepatan 2,13 GHz sampai 3,20 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron D 310
- Intel Celeron D 315
- Intel Celeron D 320
- Intel Celeron D 325
- Intel Celeron D 330
- Intel Celeron D 345
- Intel Celeron D 350
- Intel Celeron D (LGA 775)

Celeron D kembali hadir menggunakan soket LGA 775 dengan nama kode Prescott. Processor ini menggunakan FSB 533 MHz, L2 cache 256/512 KB dan arsutektur 64 bit (EM64T). Kecepatan processor ini adalah 2,53 GHz sampai 3,60 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron D 326
- Intel Celeron D 326J
- Intel Celeron D 331
- Intel Celeron D 335J
- Intel Celeron D 336
- Intel Celeron D 340J
- Intel Celeron D 341
- Intel Celeron D 345J
- Intel Celeron D 346
- Intel Celeron D 347
- Intel Celeron D 350
- Intel Celeron D 351
- Intel Celeron D 352
- Intel Celeron D 356
- Intel Celeron D 360
- Intel Celeron D 365
- Intel Celeron Conroe

Intel Celeron seri 4xx dengan nama kode Conroe hadir pada tahun 2007. Menggunakan LGA 775, proses teknologi 65 nm, FSB 800 MHz, dan L2 cache 512 KB. Kecepatan processor ini adalah antara 1,6 GHz sampai 2,4 GHz. Processor ini adalah :
- Intel Celeron 420
- Intel Celeron 430
- Intel Celeron 440
- Intel Celeron 460
- Intel Celeron Dual Core

Pada tahun 2008 Intel mengeluarkan processor Celeron dual core, yaitu menggunakan dua core pada satu processor. Processor ni menggunakan LGA 775, L2 cache 512 KB dan FSB 800 MHz. Processor ini adalah Intel Celeron E1200 (1,6 GHz).
Keluarga Intel Core 2
- Intel Core 2 Duo

Processor Intel Core 2 Duo diluncurkan pada tanggal 27 Juli 2006. Nama kode Processor ini adalah Allendale dan Conroe(core yang dogunakan). Spesifikasinya yaitu menggunakan LGA 775, dual core, proses teknologi 65 nm, FSB 800/1066/1333 MHz, L2 cache 2/4MB, dan Arsitektur 64 bit (EM64T). Processor ini adalah :
- Intel Core 2 Duo E4200 (1,60 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4300 (1,80 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4400 (2,0 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4500 (2,2 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4600 (2,4 GHz)
- Intel Core 2 Duo E4700 (2,6 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6300 (1,86 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6320 (1,86 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6400 (2,13 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6420 (2,13 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6540 (2,33 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6550 (2,33 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6600 (2,4 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6700 (2,67 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6750 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Duo E6850 (3,0 GHz)
- Intel Core 2 Duo E190 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Duo E200 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Duo E400 (3,00 GHz)
- Intel Core 2 Duo E500 (3,16 GHz)
- Intel Core 2 Quad

Processor ini menggunakan empat core (Quad Core) dengan nama kode Kentsfield dan Yorkfield. Menggunakan LGA 775, proses teknologi 65/45 nm, FSB 1066/1333 MHz, L2 cache 6/8/12 MB, VT dan arsitektur 64 bit (EM64T). Processor ini adalah :
- Intel Core 2 Quad Q6600 (2,4 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q6700 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q9300 (2,50 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q9450 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Quad Q9550 (2,83 GHz)
- Intel Core 2 Extreme

Selanjutnya hadir processor Core 2 Extreme dengan menggunakan empat core
(Quad Core) dan nama kode Kentsfield dan Yorkfield/Penryn. Processor
ini menggunakan LGA 775 kecuali XQ9975 yang menggunakan LGA 771, FSB
1066/1333/1600 MHz, proses teknologi 65 nm/45 nm, L2 cache 8/12 MB, VT,
dan arsitektur 64 bit (EM64T). Processor ini adalah :

- Intel Core 2 Extreme QX6700 (2,66 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX6800 (2,93 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX6850 (3.0 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX9650 (3,0 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX9770 (3,2 GHz)
- Intel Core 2 Extreme QX9775 (3,2 GHz)
Keluarga Intel i

Intel i Berbasis Nehalem Microarchitecture
Dengan rilis dari Nehalem Microarchitecture pada bulan November 2008,
Intel memperkenalkan skema penamaan baru untuk prosesor Core. Ada tiga
varian, Core i3, Core i5, dan Core i7, namun nama-nama tidak lagi sesuai
dengan fitur-fitur teknis tertentu seperti jumlah core. Sebaliknya,
merek kini dibagi dari tingkat rendah (i3), tingkat mid-range (i5) untuk
kinerja high end (i7), yang sesuai dengan tiga sampai lima bintang di
Intel Penilaian Processor Intel yang bertentangan dengan entry-level
Celeron (satu bintang) dan Pentium (dua bintang). Fitur umum dari semua
prosesor berbasis Nehalem. termasuk kontroler memori DDR3 terintegrasi
serta QuickPath Interconnect atau PCI Express dan Direct Media Interface
pada prosesor menggantikan Bus quad-pumped Front Side yang sebelumnya
digunakan dalam semua prosesor Core sebelumnya. Semua prosesor memiliki
256 KB L2 cache per core, ditambah hingga 12 MB shared cache level 3.
Karena interkoneksi I / O yang baru, chipset motherboard dan dari
generasi sebelumnya tidak lagi dapat digunakan dengan prosesor berbasis
Nehalem.
- Intel Core i3
- Intel Core i3 5xx (Clarkdale)
- Intel Core i3 3xxM dan Intel Core i3 3xxUM (Arrandale)
- Intel Core i5
- Untuk i5 Lynnfield menggunakan empat core (Quad Core), 8 MB L3 cache, dan menggunakan soket LGA 1156.
- Untuk i5 Clarkdale menggunakan dua core, 4MB L3 cache, dan soket LGA 1156.
- Sedangkan untuk i5 Arrandale menggunakan dua core, L3 cache 3MB, menggunakan soket rPGA-988A atau BGA 1288.
- Intel Core i5-7xx dan Intel Core i5 7xxS (Lynnfield)
- Intel Core i5 6xx, 5xxM dan 4xxM (Clarkdale)
- Intel Core i5 5xxM, 4xxM, 5xxUM dan 4xxUM (Arrandale)
- Intel Core i7
- Untuk i7 Gulftown menggunakan 6 core pada satu processor, L3 cache 12 MB, soket LGA 1366 dan menggunakan proses teknologi 32 nm.
- Untuk i7 Bloomfield menggunakan 4 core, L3 cache 8MB, soket LGA 1156 dan menggunakan process teknologi 45 nm.
- Untuk i7 Lynnfield menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket LGA 1156 dan process teknologi 45 nm.
- Untuk i7 Clarksfield menggunakan 4 core, L3 cache 6 / 8 MB, soket rPGA-988A dan process teknologi 45 nm.
- Untuk i7 Arrandale menggunakan 2 core, L3 cache 4 MB, soket rPGA-988A atau BGA 1288 dan process teknologi 32 nm.
- Core i7-9xxX Extreme Edition dan Core i7-9xx (Gulftown)
- Core i7-9xx Extreme Edition dan Core i7-9xx (Bloomfield)
- Core i7-8xx dan Core i7-8xxS (Lynnfield)
- Core i7-9xxXM Extreme Edition, Core i7-8xxQM dan Core i7-7xxQM (Clarksfield)
- Core i7-6xxM, Core i7-6xxLM dan Core i7-6xxUM (Arrandale)
Intel i Berbasis Sandy Bridge Microarchitecture
Pada awal
2011, sebuah mikroarsitektur baru bernama Sandy Bridge microarchitecture
diperkenalkan, yang membuat semua merek yang ada dari Nehalem termasuk
Core i3/i5/i7, tetapi memperkenalkan nomor model baru. Set awal prosesor
Sandy Bridge termasuk varian dual-dan quad-core, yang semuanya
menggunakan 32 nm tunggal mati untuk kedua CPU dan GPU terintegrasi
core, seperti microarchitecture-microarchitecture sebelumnya. Semua
i3/i5/i7 Core dengan mikroarsitektur Sandy Bridge memiliki nomor model
empat digit. Dengan versi mobile, kekuatan desain termal tidak bisa lagi
ditentukan dari akhiran satu atau dua huruf, tetapi dikodekan ke nomor
CPU. Dimulai dengan Sandy Bridge, Intel tidak lagi membedakan nama kode
prosesor berdasarkan jumlah core, socket atau penggunaan yang
dimaksudkan, mereka semua menggunakan nama kode yang sama seperti
mikroarsitektur itu sendiri.
- Intel Core i3
Dirilis pada
20 Januari 2011, Core i3-2xxx desktop dan prosesor mobile adalah
pengganti langsung dari 2010 "Clarkdale" Core i3-5xx dan "Arrandale"
Core i3-3xxM model, berdasarkan pada mikroarsitektur baru. Sementara
mereka membutuhkan soket baru dan chipset, yang dapat dilihat oleh
pengguna dari Core i3 sebagian besar tidak berubah, termasuk kurangnya
dukungan untuk Turbo Boost dan AES-NI. Berbeda dengan Sandy Bridge
Celeron berbasis prosesor Pentium dan, garis Core i3 tidak mendukung
Ekstensi Vector Advanced baru. Untuk Sandy Bridge (Desktop) menggunakan
soket LGA 1155, Sandy Bridge (Mobile) menggunakan soket rPGA 988B atau
BGA 1023, dan Ivy Bridge menggunakan soket rPGA 988B, BGA 1023. Ketiga
processor tersebut mempunyai 2 core, dan L3 cache sebesar 3 MB.
Processor-processor ini yaitu :
- Core i3 21xx dan Core i3 21xxT (Sandy Bridge Desktop)
- Core i3 2xx0M dan Core i3 2xx7M (Sandy Bridge Mobile)
- Core i3 3xx0M dan Core i3 3xx7U (Ivy Bridge)
- Intel Core i5
Pada Januari 2011, Intel merilis prosesor Core i5 quad-core berdasarkan
mikroarsitektur "Sandy Bridge" di CES 2011. Dual-core mobile dan
prosesor desktop muncul pada bulan Februari 2011. Ada empat macam
processor jenis ini yaitu :
- Sandy Bridge (Desktop). Menggunakan 4/2 core, L3 cache 6/3 MB dan menggunakan socket LGA 1155.
- Ivy Bridge (Desktop). Menggunakan 4/2 core, L3 cache 6/3 MB, soket LGA 1155. sama sepeti Sandy Bridge (Desktop).
- Sandy Bridge (Mobile) dan Ivy Bridge (Mobile) menggunakan 2 core, L3 cache 3 MB dan soket rPGA 988B atau BGA 1023.
Processor-processor ini yaitu :
- Core i5-2xxx, Core i5-2xxxK, Core i5-2xxxS, Core i5-25xxT dan Core i5-23xxT (Sandy Bridge Desktop)
- Core i5-3xxx, Core i5-3xxxK, Core i5-3xxxS, Core i5-35xxT dan Core i5-34xxT (Ivy Bridge Desktop)
- Core i5-2xxxM dan Core i5-2xx7M (Sandy Bridge Mobile)
- Core i5-3xx0M dan Core i5-3xx7U (Ivy Bridge Mobile)
- Intel Core i7
Core i7 tetap high-end untuk desktop Intel dan prosesor mobile, yang
menampilkan model Sandy Bridge dengan jumlah terbesar dari L3 cache dan
frekuensi clock tertinggi. Ada lima nama kode untuk processor-processor
ini, yaitu :
- Ivy Bridge (Desktop). Menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket LGA 1155, proses teknologi 22 nm dan dirilis pada bulan April 2012.
- Sandy Bridge-E (Desktop). Menggunakan 6/4 core, L3 cache 10/12/15 MB, soket LGA 2011,proses teknologi 32 nm dan dirilis pada bulan November 2011.
- Sandy Bridge (Desktop). Menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket LGA 1155, proses teknologi 32 nm dan dirilis pada bulan Januari 2011.
- Ivy Bridge (Mobile). Menggunakan 4 core, L3 cache 8 MB, soket rPGA 988B atau BGA 1023, proses teknologi 22 nm dan dirilis pada bulan April 2012.
- Sandy Bridge (Mobile). Menggunakan 4 atau 2 core, L3 cache 8/6/4 MB, soket rPGA 988B atau BGA 1023, proses teknologi 32 nm dan dirilis pada bulan Februari 2011.
- Core i7-37xx, Core i7-37xxK, Core i7-37xxS dan Core i7-37xxT (Ivy Bridge Desktop)
- Core i7-39xxX, Core i7-39xxK dan Core i7-38xx (Sandy Bridge-E Desktop)
- Core i7-2xxxK, i7-2xxx dan Core i7-2xxxS (Sandy Bridge Desktop)
- Core i7-3xx0QM, i7-3xx0QE, Core i7-3xx2QM, i7-3xx2QE dan Core i7-3xxxXM (Ivy Bridge Mobile)
- Core i7-2xxxXM, Core i7-2xxxQM, Core i7-2xxxQE, Core i7-2xx0M, Core i7-2xx9M dan Core i7-2xx7M (Sandy Bridge Mobile)
VGA
Penjelasan Vga Komputer Lengkap !!!!!

Vga komputer kepanjangan
dari Video Graphics Accelerator adalah sebuah hardware dengan kemampuan dapat melakukan
rendering atau pemrosesan output berupa visual untuk ditampilkan di monitor.
Jadi tugas device ini untuk menampilkan gambar / visual ke monitor. Jika anda
mau membuat komputer rakitan untuk games, desainer atau multimedia hardware
satu ini wajib anda miliki, karena hardware ini sangat mendukung pada tampilan
monitor.
Fungsi Vga Komputer
Fungsi
vga komputer adalah untuk mengubah atau menerjemahkan sinyal digital dari
komputer ke monitor untuk menampilkan grafis. Berdasrkan fungsinya maka dapat
diketahui bahwa alat ini menciptakan output ke monitor oleh karenanya wajib
hukumnya bagi anda menggunakan hardware ini untuk bermain game, menggambar atau
mendesain.
Jenis Vga Komputer
Di
lihat dari bentuknya vga komputer terbagi menjadi 2 jenis yaitu on board dan
add-onn. Vga on board bisa di jumpai atau temukan di dalam rangkaian
motherboard itu sendiri karena sudah satu paket. Performen dari jenis on board
sendiri sebetulnya cukup baik jika tidak melakukan pemrosesan grafis tingkat tinggi seperti game 3D.
Vga
add-on adalah hardware terpisah yang dipasangkan pada slot kartu grafis di
motherboard atau biasa disebut Vga Card. Jenis ini sangat cocok untuk memproses
grafis tingkat tinggi seperti bermain game 3D, menggambar edit film dan membuat
desain grafis. Namun anda harus memperhatikan kemampuan atau perfomen dari
kartu grafis add-on jika anda berniat menggunakannya. Sebagai bahan untuk
mengetahui kemampuan dari Video
Graphics Accelerator baca
artikel tentang komputer rakitan dan anda juga wajib
memperhatikan power supply nya.
Jenis Vga Komputer Berdasarkan Memory Yang Digunakan
jenis ini terbagi menjadi 5 jenis yaitu:
1. DRAM (DYNAMIC RAM)
Kartu grafis dengan menggunakan memori
DRAM (Dynamic RAM) memiliki kecepatan 80ns atau 70 ns, ada juga MD-RAM
(Multiple Dynamic RAM) yang memiliki DRAM (Dynamic RAM) berlapis. DRAM (Dynamic
RAM) banyak digunakan oleh VGA card 8, 16 atau 32-bit. Penggunaan DRAM (Dynamic
RAM) ditujukan untuk komputer entry level tidak terlalu memerlukan warna dan
kecepatan tinggi dalam merendering grafis.
2. EDO RAM
Kartu grafis dengan menggunakan memori
EDO RAM memiliki kecepatan 60 ns sampai 35 ns, EDO RAM banyak ditemui pada VGA
card 64-bit.
3. VRAM (VIDEO RAM)
Kartu grafis dengan menggunakan VRAM
(Video RAM) memiliki kecepatan 20 atau 10 ns, VRAM (Video RAM) lebih mahal
dibandingkan DRAM karena kecepatannya untuk melakukan rendering. Penggunakan
VRAM (Video RAM) biasanya digunakan untuk komputer high level atau untuk desain
grafis.
4. SGRAM (SYNCHRONOUS GRAPHIC RAM)
Kartu grafis dengan menggunakan SGRAM
(Synchronous Graphic RAM) memiliki kecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM
dikembangkan berdasarkan SDRAM pada memori komputer. SGRAM (Synchronous Graphic
RAM) banyak digunakan untuk Video Graphics Accelerator card kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator.
5. RAMBUS
Kartu grafis dengan menggunakan RAMBUS
jumlahnya sangat sedikit, biasanya Video Graphics Accelerator card berjenis RAMBUS digunakan oleh konsol-konsol game seperti Nitendo
atau Sega.
Jenis Slot Vga Komputer
Untuk pemasangan VGA Komputer, ada beberapa jenis
bentuk slot yang ada di dalam motherboard, berikut jenis-jenis slot peripheral
untuk memasang Kartu grafis :
- Kartu grafis ISA adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dimasukkan pada slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus yang masih bersistemkan I/O 8-bit atau 16-bit.
- Kartu grafis EISA adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dipasang pada slot ekspansi EISA (Extended Industry Standard Architecture) bus yang adalah 32-bit sistem I/O.
- Kartu grafs PCI adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dipasang pada slot ekspansi PCI (Peripheral Component Interconnect) bus yang adalah 32-bit atau 64-bit sistem I/O.
- Kartu grafis AGP adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang ditancapkan pada slot ekspansi AGP (Accelerated Graphics Port) bus yang adalah 128-bit atau 256-bit sistem I/O.
- Kartu grafis PCI Express (PCIe) adalah jenis kartu Video Graphics Accelerator yang dimasukkan pada slot ekspansi PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) bus yang adalah berangkaian seri sistem I/O nya dengan kecepatan transfernya adalah mencapai hingga 32 GByte/s.
Cara Mengetahui Spek VGA Komputer
Ada 2 cara yang mudah untuk mengetahui spek dari vga komputer
yaitu:
1. Menggunakan software CPU-Z
Dengan menggunakan CPU-Z
ini semua spesifikasi vga dapat mudah kita dapatkan. Mau coba silahkan download
terlebih dahulu CPU-Znya. Untuk linknya cari aja di mbah google. Dibawah ini
tampilan CPU-Z

2. Menggunakan DiretX
Caranya sebagai berikut :
Buka Run dengan cara pencet tombol Windows+R
pada keyboard secara bersamaan
Ketik
dxdiag kemudian klik OK atau Enter
Klik
tab Display maka akan tampak informasi dari Video Graphics
Accelerator Anda
MotherBoard
Motherboard Dan Fungsinya
Motherboard, atau sering juga kita kenal dengan nama mainboard, mobo, MB, atau system board adalah sebuah perangkat keras dalam sistem komputer yang berbentuk printed circuit board(PCB).
Fungsinya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.
Motherboard diproduksi dalam beragam ukuran, beberapa dibuat spesifik untuk merek sistem tertentu. Namun kebanyakan mobo modern dibuat untuk siap dipasang ke berbagai macam ukuran casing. Mobo dipasang didalam casing dengan menghadap ke arah sisi casing yang mudah dibuka, dan dikencangkan dengan menggunakan sekrup.

Bagian pertama dan terpenting dari sebuah motherboard adalah chipset, yang berfungsi sebagai penghubung antarmuka antara processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Jenis chipset inilah yang dapat menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua kelompok chipset yang umum kita temui di pasaran. Kelompok chipset intel, yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk processor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Socket/ CPU Slots
Socket adalah tempat “bersemayamnya” processor pada motherboard. Sama seperti chipset, socket ini pun terbagi kepada berbagai macam jenis, tergantung dari jenis processor yang didukungnya.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery
CMOS adalah sebuah baterai yang mensupply power pada sebuah memory kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Memory Slots
Slot yang berbentuk agak panjang dan ramping ini berfungsi sebagai tempat di-installnya Random Access Memory (RAM). Di era komputer modern, hampir semua mobo mempunyai setidaknya dua slot RAM, bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi sampai 6 slot RAM.
VGA Slots (Graphic Card Slot)
Slot ini berfungsi untuk menginstall komponen graphic card(video card) . Pada komputer modern, umumnya berupa slot dengan interface PCI-Express. Pada motherboard high-end bisa menampung sampai 3 slot graphic card.
Expansion Slots
Expansion slot berfungsi untuk memasang perangkat tambahan seperti Sound Card, LAN Card,dll.
Storage Drive Connector
Fungsinya untuk menghubungkan perangkat penyimpanan data seperti Harddisk Drive, Optical Drive, SSD, dan perangkat storage external. Biasanya berupa interface S-ATA (Serial Advanced Technology Attachment) /ATA.
Port-port lain
Selain slot-slot diatas, ada beberapa port pada motherboard yang fungsinya sangat esensial seperti:

Back panel ini mempunyai beberapa konektor yang lazim ditemui diantaranya:
Selain itu, cermati pula bagaimana support dan garansi yang diberikan dari vendor motherboard pilihan anda.
Beberapa vendor yang sudah diakui baik dalam support terhadap motherboard antara lain ASUS, Gigabyte, dan MSI. Namun biasanya semua tergantung preferensi masing-masing.
Demikian sudah dijelaskan mengenai Motherboard, komponen dan beragam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk anda semua.
Motherboard, atau sering juga kita kenal dengan nama mainboard, mobo, MB, atau system board adalah sebuah perangkat keras dalam sistem komputer yang berbentuk printed circuit board(PCB).
Fungsinya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.
Motherboard diproduksi dalam beragam ukuran, beberapa dibuat spesifik untuk merek sistem tertentu. Namun kebanyakan mobo modern dibuat untuk siap dipasang ke berbagai macam ukuran casing. Mobo dipasang didalam casing dengan menghadap ke arah sisi casing yang mudah dibuka, dan dikencangkan dengan menggunakan sekrup.

Bagian-bagian dari Motherboard:
ChipsetBagian pertama dan terpenting dari sebuah motherboard adalah chipset, yang berfungsi sebagai penghubung antarmuka antara processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Jenis chipset inilah yang dapat menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua kelompok chipset yang umum kita temui di pasaran. Kelompok chipset intel, yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk processor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Socket/ CPU Slots
Socket adalah tempat “bersemayamnya” processor pada motherboard. Sama seperti chipset, socket ini pun terbagi kepada berbagai macam jenis, tergantung dari jenis processor yang didukungnya.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery
CMOS adalah sebuah baterai yang mensupply power pada sebuah memory kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Memory Slots
Slot yang berbentuk agak panjang dan ramping ini berfungsi sebagai tempat di-installnya Random Access Memory (RAM). Di era komputer modern, hampir semua mobo mempunyai setidaknya dua slot RAM, bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi sampai 6 slot RAM.
VGA Slots (Graphic Card Slot)
Slot ini berfungsi untuk menginstall komponen graphic card(video card) . Pada komputer modern, umumnya berupa slot dengan interface PCI-Express. Pada motherboard high-end bisa menampung sampai 3 slot graphic card.
Expansion Slots
Expansion slot berfungsi untuk memasang perangkat tambahan seperti Sound Card, LAN Card,dll.
Storage Drive Connector
Fungsinya untuk menghubungkan perangkat penyimpanan data seperti Harddisk Drive, Optical Drive, SSD, dan perangkat storage external. Biasanya berupa interface S-ATA (Serial Advanced Technology Attachment) /ATA.
Port-port lain
Selain slot-slot diatas, ada beberapa port pada motherboard yang fungsinya sangat esensial seperti:
- Port power 24 Pin/20 Pin – untuk menghubungkan mobo dengan power supply unit (PSU).
- Port Power 4pin/6pin – untuk menyalurkan daya ke processor.
- Port untuk tombol power/reset pada bagian depan casing.
- Port untuk konektor Front USB dan Front Audio.

Back Panel I/O pada motherboard merek MSI
Back panel ini mempunyai beberapa konektor yang lazim ditemui diantaranya:
- PS/2 Port – Port untuk menghubungkan mouse/keyboard.
- USB Port – Port menghubungkan peripheral dengan interface USB.
- S/PDIF Port – Menghubungkan konektor audio S/PDIF
- RJ-45 Lan Port – Menghubungkan kabel jaringan LAN
- Audio Port – Menghubungkan mobo ke sistem audio/ speaker.
- dll.
Tips Memilih Motherboard
Apapun kebutuhan anda menggunakan sebuah komputer,ketika memilih sebuah motherboard, hal yang paling penting untuk dicermati adalah kompatibilitas. Pastikan motherboard anda kompatibel dengan perangkat keras komputer lain pada spesifikasi yang anda rencanakan.Selain itu, cermati pula bagaimana support dan garansi yang diberikan dari vendor motherboard pilihan anda.
Beberapa vendor yang sudah diakui baik dalam support terhadap motherboard antara lain ASUS, Gigabyte, dan MSI. Namun biasanya semua tergantung preferensi masing-masing.
Demikian sudah dijelaskan mengenai Motherboard, komponen dan beragam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk anda semua.
A. Pengertian
Motherboard
Papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan
setiap komponen pada computer. Motherboard yaitu papan PCB yang
mempunyai jalur – jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen
lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard.
B. Fungsi dari masing – masing Komponen :
1. Soket Processor
Pemasangan akan disesuaikan dengan jenis soket, setiap soket akan
berbeda dan tergantung jenis processor yang akan di pasang.
2. Slot memori
Berguna untuk memasang memori RAM pada PC anda.
3. Northbridge
Komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan
system memory dan saluran utama motherboard.
4. Southbridge
Komponen yang berfungsi membantu northbridge
5. Slot PCI Express x16
Slot khusus untuk kartu grafis VGA anda.
6. Slot PCI Express x1
Digunakan untuk memasang slot kartu selain kartu grafis VGA anda.
7. Slot AGP
Slot VGA tipe lama yang sudah jarang berfungsi
8. Slot PCI
Slot umum namun dengan kecepatan dibawah slot AGP dan PCI Express.
9. BIOS (Basic Input-Output System).
Berfungsi dan digunakan untuk menyimpan konfigurasi sebuah motherboard.
10. Batrei CMOS
Batrei yang mensupport/member daya pada BIOS ke system.
11. Port SATA
Berfungsi menghubungkan harddisk dengan computer.
12. Port IDE
Berfungsi sebagai media penyimpanan sebelum generasi SATA.
13. Port Flopy Disk
Berfungsi sebagai port untuk memasukkan flashdisk dan hal sejenisnya.
14. Port Power
Merupakan sumber daya computer.
15. Back Panel
Port yang terletak pada bagian belakang PC
16. Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
17. Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.
18. Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan
lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer
sebelum generasi USB.
19. Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah
dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
20. Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
periferal audio seperti home theatre.
21. Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan
tinggi seperti video capture atau streaming video.
22. Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
jaringan LAN.
23. Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau
peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan
Serial.
24. Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem
audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
JENIS-JENIS MOTHERBOARD
1. Jenis motherboard AT baby / AT
Format yang digunakan dalam 386 serta 486 komputer pertama. Kemudian
format tersebut diganti oleh format ATX, dimana format ini membentuk
sirkulasi udara yang lebih baik dari sebelumnya sehingga lebih mudah
untuk mengakses komponen-komponen computer.
2. Jenis motherboard ATX
Format ATX adalah upgrade ke Baby-AT. Hal itu dimaksudkan untuk
meningkatkan kemudahan penggunaan. Perangkat koneksi pada motherboard
ATX ini dirancang untuk menancapkan peripheral semudah mungkin 9
misalnya, IDE konektor yang terletak disamping disk.) Apa lagi, komponen
motherboard yang di susun secara pararel, sehingga untuk meningkatkan
pembuangan panas.
2.1 Standard ATX : Format ATX standar tradisional 305x244 mm.
ini mencakup AGP konektor dan 6 PCI konektor.
2.2 Mikro ATX : Formatnya yang lebih kecil (244x244 mm)
menjadi salah satu keunggulan utamanya, dengan biaya yang relative
murah.
2.3 Flex ATX : Flex ATX merupakan perkembangan dari
micro ATX yang menawarkan fleksibilitas produsen besar ketika merancang
computer mereka. Ini mencakup AGP dan 2 konektor PCI konektor.
2.4 Mini ATX : mini ATX adalah alternative yang
kompak untuk format micro ATX (284x208 mm), dan termasuk AGP dan 4
konektor PCI konektor, bukan3 yang dating dengan Micro ATX. Hal ini
terutama ditujukan untuk mini-PC
3. Jenis motherboard BTX.
Format BTX (Balanced Technology Extended), didukung oleh
intel, adalah format yang dirancang untuk memperbaiki pengaturan
komponen, sehingga untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, akustik, dan
pengendalian panas, berbagai Konektor (slot memori, slot ekspansi)
diselaraskan secara parallel, kea rah dimana udara mengalir. Kabel
listrik BTX adalah sama dengan pasokan listrik ATX.
3.1 BTX standar : dengan dimensi standar 325 x 267 mm.
3.2 Mikro BTX : dengan dimensi kecil 264 x 267 mm.
3.3 Pico BTX : dengan dimensi jauh lebih kecil 203 x 267 mm
4. Jenis motherboard ITX
Format ITX (Informasi Teknologi Extended), didukung oleh Via,
adalah format yang sangat kompak yang dirancang untuk konfigurasi
miniature seperti mini - PC.
4.1 mini - ITX : dengan dimensi kecil 170 x 170 mm dan PCI Slot.
4.2 nano - ITX : dengan dimensi yang sangat kecil 120 x 120 mm dan slot
Mini PCI.
Demikian penjelasan dari blog saya tentang pengertian
motherboard beserta fungsi dan jenis-jenisnya semoga postingan saya
bermanfaat bagi anda yang membaca di blog ini dan jangan lupa beri
komentar tentang blog ini, sekian terima kasih...
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
A. Pengertian
Motherboard
Papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan
setiap komponen pada computer. Motherboard yaitu papan PCB yang
mempunyai jalur – jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen
lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard.
B. Fungsi dari masing – masing Komponen :
1. Soket Processor
Pemasangan akan disesuaikan dengan jenis soket, setiap soket akan
berbeda dan tergantung jenis processor yang akan di pasang.
2. Slot memori
Berguna untuk memasang memori RAM pada PC anda.
3. Northbridge
Komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan
system memory dan saluran utama motherboard.
4. Southbridge
Komponen yang berfungsi membantu northbridge
5. Slot PCI Express x16
Slot khusus untuk kartu grafis VGA anda.
6. Slot PCI Express x1
Digunakan untuk memasang slot kartu selain kartu grafis VGA anda.
7. Slot AGP
Slot VGA tipe lama yang sudah jarang berfungsi
8. Slot PCI
Slot umum namun dengan kecepatan dibawah slot AGP dan PCI Express.
9. BIOS (Basic Input-Output System).
Berfungsi dan digunakan untuk menyimpan konfigurasi sebuah motherboard.
10. Batrei CMOS
Batrei yang mensupport/member daya pada BIOS ke system.
11. Port SATA
Berfungsi menghubungkan harddisk dengan computer.
12. Port IDE
Berfungsi sebagai media penyimpanan sebelum generasi SATA.
13. Port Flopy Disk
Berfungsi sebagai port untuk memasukkan flashdisk dan hal sejenisnya.
14. Port Power
Merupakan sumber daya computer.
15. Back Panel
Port yang terletak pada bagian belakang PC
16. Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
17. Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.
18. Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan
lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer
sebelum generasi USB.
19. Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah
dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
20. Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
periferal audio seperti home theatre.
21. Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan
tinggi seperti video capture atau streaming video.
22. Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan
jaringan LAN.
23. Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau
peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan
Serial.
24. Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem
audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
JENIS-JENIS MOTHERBOARD
1. Jenis motherboard AT baby / AT
Format yang digunakan dalam 386 serta 486 komputer pertama. Kemudian
format tersebut diganti oleh format ATX, dimana format ini membentuk
sirkulasi udara yang lebih baik dari sebelumnya sehingga lebih mudah
untuk mengakses komponen-komponen computer.
2. Jenis motherboard ATX
Format ATX adalah upgrade ke Baby-AT. Hal itu dimaksudkan untuk
meningkatkan kemudahan penggunaan. Perangkat koneksi pada motherboard
ATX ini dirancang untuk menancapkan peripheral semudah mungkin 9
misalnya, IDE konektor yang terletak disamping disk.) Apa lagi, komponen
motherboard yang di susun secara pararel, sehingga untuk meningkatkan
pembuangan panas.
2.1 Standard ATX : Format ATX standar tradisional 305x244 mm.
ini mencakup AGP konektor dan 6 PCI konektor.
2.2 Mikro ATX : Formatnya yang lebih kecil (244x244 mm)
menjadi salah satu keunggulan utamanya, dengan biaya yang relative
murah.
2.3 Flex ATX : Flex ATX merupakan perkembangan dari
micro ATX yang menawarkan fleksibilitas produsen besar ketika merancang
computer mereka. Ini mencakup AGP dan 2 konektor PCI konektor.
2.4 Mini ATX : mini ATX adalah alternative yang
kompak untuk format micro ATX (284x208 mm), dan termasuk AGP dan 4
konektor PCI konektor, bukan3 yang dating dengan Micro ATX. Hal ini
terutama ditujukan untuk mini-PC
3. Jenis motherboard BTX.
Format BTX (Balanced Technology Extended), didukung oleh
intel, adalah format yang dirancang untuk memperbaiki pengaturan
komponen, sehingga untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, akustik, dan
pengendalian panas, berbagai Konektor (slot memori, slot ekspansi)
diselaraskan secara parallel, kea rah dimana udara mengalir. Kabel
listrik BTX adalah sama dengan pasokan listrik ATX.
3.1 BTX standar : dengan dimensi standar 325 x 267 mm.
3.2 Mikro BTX : dengan dimensi kecil 264 x 267 mm.
3.3 Pico BTX : dengan dimensi jauh lebih kecil 203 x 267 mm
4. Jenis motherboard ITX
Format ITX (Informasi Teknologi Extended), didukung oleh Via,
adalah format yang sangat kompak yang dirancang untuk konfigurasi
miniature seperti mini - PC.
4.1 mini - ITX : dengan dimensi kecil 170 x 170 mm dan PCI Slot.
4.2 nano - ITX : dengan dimensi yang sangat kecil 120 x 120 mm dan slot
Mini PCI.
Demikian penjelasan dari blog saya tentang pengertian
motherboard beserta fungsi dan jenis-jenisnya semoga postingan saya
bermanfaat bagi anda yang membaca di blog ini dan jangan lupa beri
komentar tentang blog ini, sekian terima kasih...
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Senin, 28 September 2015
Memory Internal Hardisk dan Ram
Mengenal RAM dan Jenisnya
RAM ( Random Access Memory) ialan salah satu ingatan utama bagi
komputer. Lokasi RAM adalah berdekatan dengan processor. ini penting
supaya data diantara RAM dan processor dapat di hantarkan dengan pants.
Silahkan liat artikel Diagram Motherboard untuk mendapat gambar yg jelas
RAM berfungsi untuk memegang arahan dan data yang akan di proses oleh
processor. RAM bersifat Volatile, yaitu bermaksud data yang disimpan
oleh RAm akan hilang apabila komputer dimatikan.
Sebagai contoh kegunaan RAM, pada waktu anda buka blog ini, RAM komputer
anda sedang diisi dengan data yang memaparkan blog ini. Namun, datanya
akan hilang dari RAM kalau komputer dimatikan.
Ada beberapa RAM yg terdapat dipasaran , diantaranya : Kingston, Corsair, Hynix, Apacer, V-Gen dan lain-lain.
Jenis-jenis RAM
EDO RAM ( Enhanced Data Output RAM)
Ciri-Ciri:
-Mesdi dipasang berpasang-pasang / lebih dari satu
-1 Notch ( Alur pada kaki RAM )
-biasanya digunakan pada komputer lama, yaitu sekitar tahun 90-an
RDRAM RAM ( Rambus Dynamic RAM )
Ciri-Ciri:
-232 Pin
-ada head sink (Sistem Pendingin)
-mesti digunakan berpasang-pasang / lebih dari 1
-digunakan pada komputer tahun 1999, 2000, …
SDRAM RAM (Synchronous Dynamic RAM)
Ciri-Ciri:
-168 pin
-2 notch
Kecepatan: 1000MHz, 133MHz
Kapasitar Maksimum : 512MB
DDR RAM (Double Data Rate RAM) atau RAM DDR Satu
Ciri-Ciri:
-184 pin
-1 notch
Kecepatan: 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)
Kapasitar Maksimum: 1GB
DDR II RAM ( RAM DDR Dua )
Ciri-Ciri:
-240 pin
-1 notch (posisi notch DDR II dengan DDR sedikit berbeda, perbedaan nya akan di jelaskan di bawah)
Kecepatan: 533MHz (PC4200), 677MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)
Kapasitas Maksimum : 2GB
DDR III RAM

Di atas itu ada 2 contoh gambar RAM. Yg kanan itu setau ane RAM yg biasa di pake buat Gaming
Ciri-Ciri:
-240 pin
-1 notch (notch nya juga beda ga kaya DDR I atau DDR II , yg ini agak lebih ke kiri)
Dan ini dia perbedaan notch pada ram DDR1 DDR2 dan DDR3
Ada sedikit tambahan Istilah2 buat RAM
- SODIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) Adalah RAM yg dipakai untuk LAPTOP / NOTEBOOK
- SIMM (Single In-Line Memory Module) termasuk RAM lama, contoh nya EDO RAM yang mempunya sebelah kaki Ram saja yang aktif (Berfungsi). SIMM mempunya 30 pin atau 72 pin, SIMM 30 pin memerlukan 4 batang/keping RAM yg dipasang ke Motherboard, kalo SIMM 72 pin perlu sekurang2 nya 2 keping/batang RAM saja yg harus di pasang ke motherboard
- DIMM (Dual In-Line Memory Module) Termasuk RAM Jenis Terkini/Moderen ( Lebih bagus dari SIMM), contoh nya RAM DDR1 dimana kedua permukaan modul RAM itu berfungsi. DIMM mempunya 168 pin (84 dikiri dan 84 di kanan) dan hanya perlu 1 RAM saja untuk beroprasi
- Ini yang terakhir DDR (Double Data Rate SDRAM) pula mempunya ciri2 yang sama dengan SDRAM, tapi punya lebih banyak pin, yaitu sekitar 184 pin dan kecepatan nya lebih cepat dibanding SDRAM.














thanks infonya
BalasHapus